Taiwan Lantern Festival 2019 diadakan tanggal 19 Februari sampai 3 Maret di Pingtung, tepatnya di kawasan Teluk Dapeng, Donggang dan Kota Pingtung, Taiwan. Dalam event di area seluas 38 hektar ini, ada lebih dari ratusan lampion yang dipajang. Setelah festival selesai, lampion tidak ditinggalkan begitu saja. Namun sudah ada rencana penggunaan untuk sejumlah lampion tersebut.
Misalnya saja lampion utama yang berbentuk ikan tuna raksasa. Selama festival, tersebut dipajang di tepi Teluk Dapeng. Nantinya setelah festival usai akan terus dipajang sebagai ikon Pingtung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu ada pula lampion yang akan dipindah untuk dipajang di taman rekreasi, maupun dibawa untuk mempromosikan Taiwan dalam event di luar negeri.
"Di Taiwan banyak taman rekreasi, jadi beberapa lampiom akan dipajang di sana. Taiwan juga menghadiri banyak festival dan event di seluruh dunia, jadi akan kami bawa ke sana," jelasnya.
Sedangkan untuk lampion kecil yang dibagikan buat wisatawan di Taiwan Lantern Festival, tahun ini memang dibuat multifungsi. Sehingga usai festival masih bisa berguna.
"Handheld lantern sekarang bisa juga dipakai untuk celengan," ucapnya.
Men An Pan, Pingtung County Magistrate, menambahkan bahwa lampion-lampion di Cap Go Meh Taiwan Lantern Festival juga dibuat dari bahan yang ramah lingkungan. Maka bisa mudah didaur ulang saat festival usai.
"Lampion dibuat dari bahan ramah lingkungan yang bisa didaur ulang dan digunakan kembali," katanya. (krn/fay)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang