Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 14 Mar 2019 09:50 WIB

TRAVEL NEWS

Turis dari 6 Negara Ini Paling Tidak Disukai

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Foto: (AFP)
Foto: (AFP)
Beijing - Ketika traveling di dalam atau luar negeri, tak jarang kita menjumpai turis asing. Dari sekian banyak itu, ternyata turis dari 6 negara ini paling tak disukai.

Ada berbagai stereotype yang disematkan pada turis dari sejumlah negara. Mulai dari yang dikenal suka bikin ulah, mabuk-mabukan, hobi mencuri dan lainnya. ada saja ulahnya yang bikin geleng-geleng kepala.

Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (14/3/2019), situs berita South China Morning Post pun merangkum stereotype yang melekat pada turis dari 6 negara yang agaknya kurang disukai. Mari kita mulai dari yang pertama:

1. China

Majunya perekonomian China dan tren traveling yang tengah booming kian membuat warga China daratan pergi keluar dari negaranya untuk jalan-jalan. Di tahun 2016, tercatat ada sekitar 122 juta warga China yang pergi traveling ke luar negeri.

Di dalam negeri, menemukan turis China pun bukan perkara sulit. Mereka umumnya banyak dijumpai datang secara beregu dengan tour leadernya yang kerap membawa bendera. Biasa banyak dijumpai di Bali.


BACA JUGA: 23 Juta Warga Bermasalah di China Dilarang Traveling
Datang dalam jumlah banyak, turis China diketahui kerap menyelak antrean dan tak tertib. Khususnya di bandara atau fasilitas umum. Aneka kejadian vandalisme di tempat wisata sejarah hingga kebiasaan mereka yang suka buang ludah hingga kencing sembarangan juga kerap bikin kesal.

Namun, tak dapat dipungkiri kalau mereka menjadi salah satu pangsa turis yang banyak membawa devisa bagi suatu negara atau destinasi wisata.

BACA JUGA: Pulau Favorit Turis China, Ada di Indonesia


2. Inggris

Orang Inggris dikenal elegan dan berbudaya, tapi tunggu sampai mereka mabuk akibat menenggak minuman keras. Citra mereka yang tadinya berkelas bisa langsung terbalik 180 derajat! Tak jauh beda dengan saudaranya, turis Australia.

Resort Hvar di Kroasia adalah salah satu yang diketahui ramai turis Inggris. Saking lelah melihat kelakuan turis Inggris yang mabuk, walikotanya bahkan sampai menerapkan denda senilai 700 Euro (Rp 11,2 juta) bagi turis Inggris yang kedapatan mengkonsumsi alkohol di ruang publik. Waduh!

3. Jerman

Soal mabuk, turis Jerman tentu tak kalah dengan turis Inggris. Hanya saja, turis Jerman diketahui cukup menyebalkan untuk urusan berjemur. Soalnya, mereka suka berjemur di mana saja tanpa lihat tempat!

Selain itu, turis Jerman diketahui sangat bawel. Mereka akan selalu menuntut haknya sesuai dengan apa yang tertulis. Jadi jangan cari masalah dengan turis Jerman.


BACA JUGA: Seperti Apa Hutan Menyeramkan di Jerman?

4. Amerika Serikat

Diketahui ramah menyambut wisatawan di negerinya, turis Amerika ternyata cukup menyebalkan saat sedang traveling ke luar negeri. Berasal dari negara maju yang cukup disegani, tak sedikit turis Amerika yang merasa paling benar alias sok tahu.

Tak jarang, perbedaan argumen kerap berujung pada adu tinju antara turis Amerika dan warga lokal atau turis lain. Susah kalau diri merasa lebih superior dari lainnya..

5. Israel

Walau turis Israel belum banyak datang ke Indonesia, tapi mereka disebut-sebut cukup kasar, tak sabaran dan berisik. Setidaknya itu yang diungkapkan oleh Yael Miller dari koran lokal Haaretz.

Citra turis Israel yang demikian juga kerap menyusahkan sesama turis Israel yang pelesir ke luar negeri. Yang berbuat siapa, citra yang rusak jadi se-negara.

6. Rusia

Dikenal dingin dan minim ekspresi, turis Rusia ternyata juga termasuk yang kurang disukai. Walau dikenal demikian, toh mereka juga tetap tak peduli dengan penilaian orang lain.

Mereka pun diketahui suka berulah kalau sudah mabuk, seperti merusak furnitur hotel dan lainnya. Malah, orang Rusia mengakui kalau rekan senegaranya adalah salah satu turis yang paling menyebalkan perilakunya.

Itulah beberapa turis dari sejumlah negara yang konon kurang disukai. Terlepas dari stereotype masing-masing, tentunya traveler sendiri yang paling tahu mengenai kelakuan dari turis-turi tersebut saat traveling.

(rdy/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED