Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 30 Mar 2019 10:30 WIB

TRAVEL NEWS

Bos-bos Qantas Bertemu Bocah yang Suratnya Viral di Twitter

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Foto: (James D. Morgan/Istimewa)
Foto: (James D. Morgan/Istimewa)
Jakarta - Sempat viral bocah 10 tahun menyurati bos maskapai Qantas di Australia, minta bertemu. Sungguhan lho, akhirnya bocah itu diundang ke kantor pusat Qantas.

Bos Qantas Alan Joyce juga petinggi lainnya memenuhi janji untuk bertemu bocah yang suratnya viral di Twitter. Pertemuan pemimpin dua maskapai ini dilakukan di Sydney.

Dalam rilis resmi yang diterima detikcom, Sabtu (30/3/2019), Qantas hari ini mengumumkan kerja sama dengan Oceania Express. Sebuah maskapai lokal yang baru-baru ini didirikan oleh bocah 10 tahun bernama Alex Jacquot.

Pertemuan yang telah lama dinantikan ini juga mengawali program di balik layar yang akan diselenggarakan Qantas bagi bibit-bibit pemimpin maskapai masa depan. Inilah tindak lanjut dari surat yang ditulis oleh Alex untuk CEO Qantas Group Alan Joyce, yakni meminta saran untuk menjalankan maskapai yang baru ia dirikan saat liburan sekolah dan sebagai balasan, Alan Joyce mengundang Alex untuk berdiskusi langsung.


Bos-bos Qantas Bertemu Bocah yang Suratnya Viral di TwitterFoto: (James D. Morgan/Istimewa)

Korespondensi kedua CEO ini pun mengundang perhatian khalayak dari seluruh dunia karena viral di Twitter. Joyce yang diangkat menjadi CEO Qantas Group pada bulan yang sama dengan kelahiran Alex, mengadakan pertemuan ini di kantor pusat maskapai nasional Australia yang dipimpinnya.

Jajaran eksekutif Qantas Group, yakni CEO Qantas Loyalty Olivia Wirth dan CEO QantasLink John Gissing, turut menghadiri pertemuan tersebut. Dari pihak anak-anak itu ada Deputy CEO Oceania Express Wolf Stringer (10 tahun) dan Head of Inflight Service Oceania Express Mila Jacquot (7 tahun).

"Dalam suratnya, Alex meminta saya untuk menanggapinya dengan serius dan itulah yang kami lakukan. Antusiasme yang ia tunjukkan sangat menginspirasi kami. Industri aviasi memerlukan orang-orang visioner dan kami menemukannya dalam diri Alex. Oleh karena itu, kami senang dapat berjumpa dengan Alex dan rekan-rekannya," ujar Joyce usai pertemuan.

Pertemuan ini, sekaligus meresmikan hubungan antara maskapai tertua dan termuda Australia yang akan dimulai tahun 2026, atau setelah Alex lulus SMA. "Jika ia memilih untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, sesuatu yang saya harap akan ia lakukan, rencana ini mungkin akan sedikit tertunda," imbuh dia.

Sebagai bagian dari perjanjian kerja sama ini, Alex telah memperoleh logo baru, kartu nama, serta ilustrasi cat bodi Oceania Express di atas Boeing Dreamliner. Domain oceaniaexpress.com.au juga telah terdaftar atas nama Alex.

Bos-bos Qantas Bertemu Bocah yang Suratnya Viral di TwitterFoto: (James D. Morgan/Istimewa)


Selain itu, Alex dan rekan-rekan pendiri Oceania Express diajak mengunjungi Qantas Integrated Operations Centre. Mereka menilik fasilitas teknik dan menjelajah salah satu Airbus A380 milik Qantas.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 30 menit ini, keenam petinggi maskapai berdiskusi tentang tipe pesawat, katering pesawat, dan pentingnya program Frequent Flyer. Ada pula pembahasan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang pada penerbangan jarak jauh yang jadi fokus utama, apalagi dengan adanya rencana Qantas untuk terbang tanpa jeda dari pantai timur Australia ke London dan New York pada tahun 2022.

"Ini adalah momen besar bagi maskapai kecil kami," kata CEO Oceania Express Alex Jacquot.

Kata Alex dia mendapat banyak pembelajaran dari Qantas dan mereka bertukar ide untuk membuat penerbangan jarak jauh tak membosankan. "Saya menyukai inflight entertainment untuk anak yang disajikan oleh Qantas, tapi saya rasa kami bisa menyajikan yang lebih baik lagi," tambah Jacquot.

Sejak surat-menyurat terjadi antar kedua CEO itu, Qantas telah menerima banyak korespondensi dari anak-anak lain yang juga memiliki minatnya di industri aviasi.

Bos-bos Qantas Bertemu Bocah yang Suratnya Viral di TwitterFoto: (James D. Morgan/Istimewa)

"Kami melihat banyak bibit pemimpin maskapai masa depan di luar sana. Mungkin, karena aviasi adalah industri yang menggugah imajinasi dan mimpi banyak orang. Ketika memikirkan bagaimana cara terbaik untuk menanggapi surat-surat ini, kami pun memutuskan untuk membuat sebuah program di mana para peminat terbesar dapat datang dan melihat bisnis Qantas dari balik layar. Saya tak akan heran jika suatu hari nanti salah satu dari mereka akan bergabung dengan Qantas," kata Joyce.

Program itu dinamai 'Qantas Future High Flyers'. Program yang membuka kesempatan bagi sejumlah anak usia sekolah dan terpilih untuk mengalami sendiri kehidupan di markas Qantas di Sydney selama satu hari penuh.

Para bibit muda industri aviasi ini akan bertemu dengan para insinyur, pilot dan pemimpin berbagai departemen, serta berbagi ide untuk meningkatkan pengalaman penumpang. Program ini akan berlangsung pada masa liburan sekolah tahun 2019. Anak-anak berusia 7-12 tahun yang ingin bergabung harus menuliskan alasan kenapa ingin berkunjung ke kantor Qantas dalam esai dengan maksimum 50 kata.



Simak Juga 'Wow Mevvah! Pesawat Emirates ''Bling'' 777 Dilapisi Berlian':

[Gambas:Video 20detik]

(msl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA