Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 30 Mar 2019 12:20 WIB

TRAVEL NEWS

Gunung Rinjani Batal Dibuka April 2019, Ini Alasannya

Harianto Nukman
detikTravel
Gunung Rinjani (shutterstock)
Gunung Rinjani (shutterstock)
Mataram - Jalur pendakian Gunung Rinjani batal dibuka pada awal bulan April 2019. Ini penjelasannya dari Kepala BTNGR (Balai Taman Nasional Gunung Rinjani) Sudiyono. Traveler harap bersabar.

"Efek dari gempa dan cuaca jadi pertimbangan untuk keselamatan pendakian," ucap Sudiyono kepada detikcom di Mataram, Sabtu (30/3/2019).

Rencananya, jalur pendakian Gunung Rinjani akan dibuka pada awal April depan. Namun rencana itu kemungkinan bakal tertunda melihat faktor cuaca dan keadaan jalur pendakian Rinjani yang belum normal.

Itu akibat adanya longsor dan gempa bumi besar yang terjadi pada Juli dan sepanjang Agustus 2018 lalu. Rapat koordinasi digelar pada hari Rabu 27 Maret kemarin dan menyimpulkan jika sementara waktu pendakian Gunung Rinjani belum bisa dibuka.

Kesimpulan itu diambil setelah BTNGR dan beberapa pihak terkait ikut dalam tim survei pada 16-18 Maret. Mereka melihat kondisi yang ada di Gunung Rinjani dan tak memungkinkan adanya pendakian di Jalur Sembalun dan Senaru.

Pada Minggu (17/3) ketika tim survei melakukan tracking jalur pendakian, sempat terjadi dua guncangan gempa secara beruntun yang berkekuatan 5,4 dan 5,1. Hal ini menyebabkan ribuan rumah di Lombok Timur mengalami kerusakan.

Selain itu, objek wisata air terjun di Tiu Kelep Desa Senaru, Bayan, Lombok Utara mengalami longsor. Dan karena insiden gempa ini menyebabkan tiga wisatawan meninggal di lokasi.

Karena itu, dari hasil diskusi, BTNGR menyepakati akan dilakukan survei kembali. Tentunya guna memastikan layak tidaknya jalur untuk aktivitas pendakian melalui Sembalun dan Senaru.

"Kegiatan pendakian direkomendasikan untuk sementara ditutup mengingat masih terjadinya pergerakan tanah dan gempa hingga kondisi memungkinkan," kata Sudiyono. (msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA