Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 05 Apr 2019 12:50 WIB

TRAVEL NEWS

Terapkan Hukum Mati LGBT, Iklan Pariwisata Brunei di London Dicopot

Afif Farhan
detikTravel
Sultan Hassanal Bolkiah terapkan hukuman mati LGBT di Brunei (Dok. REUTERS/Piroschka)
London - Brunei menetapkan hukuman mati bagi pelaku LGBT. Hal itu jadi perbincangan dunia dan kontroversi, sampai-sampai iklan pariwisatanya jadi 'korban'.

Per 3 April 2019, Brunei menetapkan hukuman rajam atau hukum mati bagi para pelaku LGBT. Sudah direncanakan sejak lama, kini pemerintah Brunei dalam hal ini Sultan Hassanal Bolkiah tetap pada ketegasannya.

Ada banyak yang mendukung Brunei, tapi ada juga yang mengecamnya. tentu saja, para pelaku LGBT dan aktivis-aktivis kemanusiaan. Bahkan, beberapa selebriti dunia ikut menyuarakan untuk memboikot hotel-hotel mewah milik Sultan Hassanal Bolkiah di berbagai negara.

BACA JUGA: Hukum Rajam LGBT, 9 Hotel Sultan Brunei Diboikot Selebriti Dunia

Tak hanya itu, seperti dirangkum detikcom dari berbagai media Inggris, Jumat (5/4/2019) iklan pariwisata Brunei di London, Inggris sampai dicopot. Sebabnya, banyak aktivis kemanusiaan yang mengecamnya.

Iklan pariwisata Brunei itu berada di Vauxhall Station. Iklannya menampilkan keindahan Taman Nasional Ulu Temburong. Disertai dengan kalimat 'Our Skyscrapers are the oldest in the world,' dan website bruneitourism.com.

Sebenarnya, iklan itu merupakan promosi dari maskapai Royal Brunei, maskapai nasionalnya Brunei. Para aktivis kemanusiaan yang pro dengan LGBT meminta Transport for London (TFL) untuk mencopotnya.

Iklan pariwisata Brunei yang dicopot di London (Twitter)Iklan pariwisata Brunei yang dicopot di London (Twitter)


TFL merupakan badan pemerintah yang mengurusi segala sistem transportasi di Kota London. Dalam waktu cepat, TFL pun mencopot iklan pariwisata Brunei tersebut.

"Adanya informasi terbaru dan ini merupakan masalah sensitiv dan kontroversi, sehingga iklan tersebut dihapus dari jaringan kami," tulis pernyataan TFL.

BACA JUGA: Brunei yang Indah, Brunei yang Anti-LGBT

Diberitakan Fox News, seorang sumber dari pemerintahan Brunei menyebut Sultan Hassanal Bolkiah tidak terganggu dengan kehebohan yang ada. Pun pariwisata di Brunei, tampaknya akan tetap baik-baik saja.




Simak Juga 'Kediaman Sultan Brunei Didemo Aktivis LGBT':

[Gambas:Video 20detik]

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA