Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Apr 2019 16:30 WIB

TRAVEL NEWS

Mesin Ini Bisa Menerbangkanmu 50% Lebih Cepat dari Concorde

Synergetic Air-Breathing Rocket Engine (SABER) (Reaction Engines/CNN Travel)
Jakarta - Mesin roket Saber ini bisa terbang dengan kecepatan tinggi. Jika dipasang ke pesawat nantinya bisa menerbangkanmu 50 persen lebih cepat dari pesawat Concorde.

Melansir CNN Travel, Kamis (11/4/2019), mesin roket ini jadi obat rindu para penggemar penerbangan supersonik. Penerbangan itu telah dihentikan operasinya pada tahun 2003.

Dalam sebuah tes uji coba baru-baru ini, mesin roket ini sukses melewatinya. Adalah perusahaan Inggris Reaction Engines yang mengumumkan kesuksesan tes precooler pada hari Senin, mensimulasikan kondisi kecepatan pada Mach 3.3, atau lebih dari tiga kali kecepatan suara.

Mesin itu 50% lebih cepat daripada kecepatan jelajah Concorde yang digunakan untuk penerbangan antara New York dan Paris dalam waktu sekitar 3,5 jam. Dan seperti rekor kecepatan pesawat jet tercepat yang pernah dibuat, Lockheed SR-71 Blackbird .

Tes precooler adalah bagian dari rencana perusahaan untuk mengembangkan mesin Synergetic Air-Breathing Rocket Engine (SABER). Lokasi tesnya di fasilitas pengujian di Colorado Air and Space Port di Amerika Serikat.


Pada kecepatan tinggi seperti itu, udara yang mengalir melalui mesin dapat mencapai suhu yang sangat tinggi, yang berpotensi menyebabkan kerusakan. Precooler mengurangi suhu gas sebelum memasuki mesin inti mesin itu sendiri.

Pengujian baru-baru ini membuktikan bahwa komponen tersebut dapat mendinginkan gas dari lebih dari 1.000 Celcius ke suhu sekitarnya dalam waktu kurang dari 1/20 detik, menurut pernyataan dari Reaction Engine.

Mesin Ini Bisa Menerbangkanmu 50% Lebih Cepat dari ConcordeFoto: (Reaction Engines/CNN Travel)

"Ini adalah awal yang sangat signifikan dari teknologi precooler milik Reaction Engines yang mampu berkinerja memindahkan panas yang tak tertandingi," kata Mark Thomas, CEO Reaction Engines.

"Artikel pengujian (precooler) HTX memenuhi semua tes dan yang menyoroti bagaimana precooler kami memberikan kemampuan transfer panas terkemuka di dunia dengan bobot rendah dan ukuran yang kompak," ujar dia.

Thomas menekankan bahwa teknologi ini juga dapat digunakan dalam penerbangan listrik hibrida serta penerbangan berkecepatan sangat tinggi. Mesin SABER dirancang untuk mencapai kecepatan di atas Mach 5 di atmosfer Bumi dan kemudian akan dapat berubah menjadi roket yang dapat terbang melalui ruang angkasa hingga Mach 25.

Mesin ini menyedot udara dari atmosfer, memungkinkan efisiensi bahan bakar lebih besar. Dan bobotnya lebih ringan dari mesin roket yang ada karena perlu membawa pasokan oksigen sendiri.

Teknologi Reaction Engines telah menerima lebih dari USD 130 juta pendanaan selama empat tahun terakhir. Perusahaan juga menerima investasi dari para pemain industri penting seperti BAE Systems, Rolls-Royce dan Boeing HorizonX. (msl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA