Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 19 Apr 2019 17:43 WIB

TRAVEL NEWS

Komunitas Motor Trail Diperkenalkan Keindahan Pangandaran

Akfa Nasrulhak
detikTravel
Foto: Kemenpar
Foto: Kemenpar
Jakarta - Bagi traveler yang hobi jelajah alam dengan roda dua, event satu ini rasanya sayang untuk dilewatkan. Kegiatan bertajuk Jelajah Alam Pangandaran 2019 ini akan menyusuri keindahan Pangandaran dengan mengambil start dan finis di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Undang Sohbarudin mengatakan Jelajah Alam Pangandaran 2019 yang akan digelar pada 20 April 2019 ini akan menempuh jarak 75 km. Rute yang dilintasi meliputi daerah yang ada di Kecamatan Kalipucang, Kecamatan Pangandaran dan Kecamatan Sidamulih.

"Peserta JAP berasal dari komunitas pecinta motor trail yang berasal dari seluruh Indonesia dengan target utama peserta dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Target peserta pada kegiatan JAP ini sekitar 5.000 orang," ujar Undang, dalam keterangan tertulis, Jumat (19/4/2019).


Menurut Undang, Pangandaran memiliki bentang alam yang sangat beragam. Seperti daerah hutan, perbukitan dan sungai yang sangat cocok untuk dikembangkan menjadi daerah wisata ekstrim.

"Jelajah Alam Pangandaran pada prinsipnya menyalurkan kreativitas yang bersifat positif bagi penggemar olahraga khususnya petualangan roda dua (motor trail adventure). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemkab Pangandaran yang bekerja sama dengan perusahaan swasta di serta komunitas motor trail Pangandaran," jelas Undang.

Komunitas Motor Trail Diperkenalkan Keindahan Pangandaran Foto: Kemenpar

Event ini, lanjut Undang, tujuannya memperkenalkan keindahan alam Pangandaran kepada masyarakat pada umumnya dan kepada komunitas Motor Trail pada khususnya. Selain itu, membantu menyalurkan kegiatan olahraga otomotif khususnya motor trail yang positif sesuai dengan sarana dan prasarana yang ada.

"Selain itu, menanamkan disiplin dan percaya diri, umumnya generasi muda penggemar motor trail dan meningkatkan kepedulian terhadap alam dan lingkungan," tambahnya.


Kabid Pemasaran Area I Kemenpar, Wawan Gunawan mengatakan, kegiatan ini sangat positif. Terutama untuk meningkatan kunjungan wisatawan ke Pangandaran.

"Pangandaran punya 5 destinasi yang harus diperkenalkan lebih jauh. Yaitu Pangandaran, Batu Hiu, Green Canyon, Batu Karas dan Karapyak. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) selama ini diperoleh dari 5 objek wisata ini.

Bagi Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Jelajah Alam ini menjadi bukti komitmennya untuk memajukan pariwisata.

"Kita sudah berkomitmen untuk memajukan pariwisata. Dan komitmen ini kita buktikan dengan menggelar berbagai event, seperti Jelajah Alam Pangandaran," katanya.

Berdasarkan data Disparbud Pangandaran, tahun 2018 kunjungan wisnus ke Pangandaran 4.036.683 orang dan kunjungan wisman 7.521 orang. Tahun 2019 hingga bulan Maret, kunjungan wisnus sejumlah 333.696 orang dan wisman 824 orang.

Menteri Pariwista Arief Yahya pun menyarankan untuk membuat event yang bagus, kriterianya menggunakan 5C (Creative Value, Commercial Value, Communication Value, Commitment CEO, Consistency).

"Penyelenggaraan profesional, koreografer, arranger, desainer tingkat nasional. Event harus camera genic, tempatkan fotografer di posisi paling strategis. Ini dimasukkan dalam kriteria Communication Value. Selain itu, manfaatkan panggung yang besar, harus ada formasi. Ini dimasukkan dalam kriteria Creative Value," ujar Arief.


(mul/ega)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED