Seperti dilihat detikcom dari akun resmi linimasa Twitter milik Sutopo, Senin (22/4/2019) ia mengunggah video seorang turis mancanegara yang diduga berada di Gunung Agung. Menurut unggahannya, video terjadi pada Kamis (18/4) lalu.
"Meski sudah dilarang beraktivitas di dalam radius 4 km dari puncak, tapi masih ada saja wisman dan guide turis yang nekat ke kawah. Sangat berbahaya karena Gunung Agung dapat erupsi kapan saja. Ini video 18/4/2019 yang tersebar di medsos. Jangan ditiru. Berbahaya!," tulis Sutopo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah dilarang beraktivitas di dalam radius 4 km dari puncak, tapi masih ada saja wisman dan guide turis yang nekat ke kawah. Sangat berbahaya karena Gunung Agung dapat erupsi kapan saja.
β Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) April 22, 2019
Ini video 18/4/2019 yang tersebar di medsos. Jangan ditiru. Berbahaya! pic.twitter.com/fzfxhRpU8r
Belakangan, status Gunung Agung berada di level 3 atau siaga akibat aktivitasnya yang menyebabkan erupsi. Hal tersebut juga terjadi hingga hari ini, Senin (22/4/2019).
BNPB pun sudah mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan pendakian ataupun beraktivitas apapun dalam jarak 4 kilometer dari kawah Gunung Agung. Tentunya, kedua turis yang ada di dalam video tersebut jaraknya sangat dekat dan kurang dari 4 kilometer.
Seperti yang diketahui, Gunung Agung mengalami erupsi kemarin Minggu (21/4/2019). Erupsi ini menyebabkan abu vulkanik dengan intensitas tipis hingga tebal di beberapa tempat seperti Kabupaten Karangasem, Bangli dan Klungkung.
Traveler juga diimbau untuk berhati-hati jika ada di Pulau Bali. Khususnya, berada di dekat kejadian. Sebaiknya, pergi ke daerah yang lebih aman dan gunakan masker udara untuk melindungi diri.
(sna/fay)











































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi