Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 04 Mei 2019 08:30 WIB

TRAVEL NEWS

Vietnam Targetkan Lebih Dari 100 Ribu Turis Indonesia Tahun Ini

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Suasana acara Roadshow Pariwisata Vietnam di Jakarta (Wahyu/detikcom)
Suasana acara Roadshow Pariwisata Vietnam di Jakarta (Wahyu/detikcom)
Jakarta - Vietnam menargetkan bisa menarik lebih dari 100 ribu turis Indonesia tahun ini. Target ini meningkat sekitar 25% dari tahun sebelumnya.

Vietnam menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar utama bagi pariwisata mereka. Sebanyak 88 ribu turis Indonesia liburan ke Vietnam sepanjang tahun 2018.

Tapi itu seakan belum cukup. Tahun 2019 ini, Vietnam menargetkan jumlah kunjungan turis dari Indonesia ke negara itu meningkat menjadi lebih dari 100 ribu orang dalam setahun.

"Tahun 2018 kemarin, Vietnam dikunjungi 15.4 juta wisman. Dari Indonesia, ada 88 ribu turis. Target kami di tahun 2019 ini jumlah itu tumbuh jadi lebih dari 100 ribu turis," ungkap Tran Phong Binh, Deputi Direktur Marketing Badan Pariwisata Vietnam dalam acara Roadshow Pariwisata Vietnam di Hotel Pullman Thamrin Jakarta, Jumat (3/5/2019) malam.

Secara keseluruhan, turis dari China masih jadi yang terbanyak liburan ke Vietnam. Sepanjang tahun 2018 kemarin, ada sekitar 4,9 juta turis China yang pelesiran ke Vietnam. Angka ini tumbuh signifikan dari data 10 tahun lalu, yang hanya 527 ribu turis China yang liburan ke Vietnam.

Duduk di peringkat kedua ada turis dari Korea Selatan sebanyak 3,4 juta orang, serta 826 ribu turis Jepang yang duduk di peringkat ketiga. Melengkapi daftar 5 besar, ada turis dari Taiwan sebanyak 714 ribu orang (peringkat 4), dan 687 ribu orang turis dari Amerika Serikat (peringkat 5).

Meski tidak masuk ke top 5, tapi Vietnam tetap optimis jumlah turis dari Indonesia akan meningkat jumlahnya di tahun 2019 ini. Selama 4 bulan pertama di tahun ini, jumlah turis dari Indonesia yang liburan ke Vietnam mencapai 36.500 orang. Bukan tidak mungkin jumlahnya akan menembus di atas 100 ribu orang di akhir tahun. (bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA