Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 04 Mei 2019 22:45 WIB

TRAVEL NEWS

Awas! Main dengan Anjing Dingo Australia Bisa Kena Sanksi

Bona
detikTravel
Ilustrasi anjing dingo (Randy/detikcom)
Ilustrasi anjing dingo (Randy/detikcom)
Brisbane - Dingo merupakan anjing khas Australia yang menarik perhatian turis. Tapi di Queensland, turis dilarang untuk berinteraksi dengan hewan ini. Bisa kena denda.

Anjing dingo, merupakan hewan endemik Australia. Layaknya kangguru, berfoto dengan anjing ini juga menjadi salah satu atraksi tempat wisata di Australia.

Namun beberapa waktu lalu, seekor dingo menyerang balita di Pulau Fraser, Queensland. Karena insiden tersebut, justru makin banyak traveler yang mengincar foto-foto dingo, seperti yang diintip detikcom dari News Australia, Sabtu (4/5/2019).

Kecelakaan tersebut menuai banyak respon. Para pejabat negara bagian Queensland di Australia mendesak pemerintah untuk mengevaluasi manajemen populasi di Pulau Fraser. Sedangkan para tetua aborigin mengatakan sistem tersebut tidak berfungsi.

"Kami ingin mengingatkan orang-orang bahwa tanah air tradisional kami adalah hutan belantara yang masih asli, yang memiliki hewan-hewan berbahaya yang dapat membahayakan orang yang Anda cintai," kata Butchulla Aboriginal Corporation dalam sebuah pernyataan kepada The Courier Mail.

Para tetua aborigin juga menambahkan untuk tidak menyalahkan dingo karena mecoba untuk berinteraksi dengan mereka. Dingo adalah hewan liar yang cukup berbahaya di Pulau Fraser.

Untuk itu pemerintah negara bagian Queensland mengeluarkan peraturan baru terkait dengan dingo. Menarik perhatian dingo adalah bentuk pelanggaran hukum di Queensland.

Turis yang berusaha untuk berinteraksi dengan dingo akan dihukum. Wisatawan yang memberi makan atau menarik perhatian dingo di tempat rekreasi dapat didenda atau dituntut.

Menteri Lingkungan Hidup Leeanne Enoch mengumumkan langkah-langkah peninjauan dan eksplorasi serta cara untuk meningkatkan kemitraan Pemerintah Negara Bagian dengan orang-orang Butchulla, penduduk tradisional Pulau Fraser.

Dari tinjauan akan ditentukan langkah untuk keamanan 400.000 pengunjung ke pulau itu setiap tahunnya.

"Manajemen dingo pada K'gari (Pulau Fraser) adalah rumit dan pemerintah berkomitmen untuk mendukung populasi dingo yang berkelanjutan dan sehat sambil meminimalkan risiko terhadap keselamatan manusia dan kesejahteraan dingo," ujar Enoch. (rdy/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED