Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 13 Mei 2019 13:20 WIB

TRAVEL NEWS

Ramai Cacar Monyet di Singapura, Ini yang Perlu Diketahui Traveler

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Ilustrasi Singapura (Masaul/detikcom)
Ilustrasi Singapura (Masaul/detikcom)
Singapura - Singapura tengah dibuat heboh akan penyakit cacar monyet. Buat kamu yang mau ke Singapura tak perlu khawatir. Ketahui dulu faktanya.

Virus monkeypox atau cacar monyet ditemukan pertama kalinya di Singapura melalui perantara seorang pria Nigeria seperti diungkapkan oleh pihak Kementerian Kesehatan Singapura seperti diberitakan Reuters, Kamis (9/5). Diketahui, virus ini memang bermula di Afrika.

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan bahwa pasien yang terinfeksi adalah seorang warga Nigeria berusia 38 tahun yang tiba di negara tersebut pada akhir April. Saat ini, penyelidikan sedang berlangsung. Sebanyak 23 orang telah diidentifikasi sempat melakukan kontak fisik dengan pria itu.

Cacar monyet adalah virus yang mirip dengan cacar yang biasa terjadi pada manusia. Virus ini sebenarnya sudah diberantas pada 1980. Virus ini tidak menyebar dengan mudah dari orang ke orang tapi dalam kasus yang langka, virus ini dapat berakibat fatal.

Dilihat detikcom dari situs resmi, Senin (13/5/2019), pihak Kementerian Luar Negeri atau Kemlu baik di Indonesia atau Singapura pun belum memberikan warning atau peringatan terkait hal itu bagi wisatawan Indonesia yang ingin liburan ke sana.

Pihak Kementerian Kesehatan Singapura pun mengatakan, bahwa traveler tak perlu khawatir akan penyakit tersebut. Walau begitu, pihak Singapura telah bersiap menangani hal tersebut.

"Meskipun risiko penyebarannya rendah, Kementerian Kesehatan mengambil tindakan pencegahan," kata kementerian.

Sejauh ini, orang Nigeria yang mengidap penyakit itu telah dikarantina bersama dengan 23 orang lain yang terindikasi melakukan kontak dengannya.

Layaknya penyakit cacar biasa, penyebaran virus ini pun tak jauh beda. Dikutip dari media Straits Times, infeksi hanya dapat terjadi apabila seseorang melakukan kontak fisik atau terkena cairan dari orang yang mengidap penyakit. Penyakit ini umumnya diderita oleh anak-anak.

Ramai Cacar Monyet di Singapura, Ini yang Perlu Diketahui TravelerFoto: (Public Health Image Library/WHO)
Seseorang yang terindikasi penyakit ini pun akan mengalami demam, pusing, nyeri sendi, berkeringat dan disertai dengan cacar di sekujur tubuh. Hanya apabila dirawat, bisa sembuh dalam dua hingga tiga minggu.

Namun, penyakit ini akan lebih sulit menyebar ke traveler yang sebelumnya telah menerima vaksin cacar. Yang utama, hindari kontak fisik dengan orang yang terindikasi mengidap penyakit tersebut.


Simak Juga 'Imbauan Kemenkes RI soal Cacar Monyet yang Gemparkan Singapura':

[Gambas:Video 20detik]

(sym/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Ternate, Secuil Surga di Maluku

Rabu, 26 Jun 2019 10:50 WIB

Ternate, sebuah kota di pulau kecil di timur Indonesia mempunyai destinasi wisata yang sangat indah. Pantai, danau, gunung semua lengkap dan indah!