Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 27 Mei 2019 18:40 WIB

TRAVEL NEWS

Kemenpar Tarik Wisman Malaysia Lewat Budaya Gawia Sowa

Tia Reisha
detikTravel
Foto: Kemenpar
Foto: Kemenpar
Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) siap memanfaatkan potensi perbatasan untuk menarik wisatawan, termasuk lewat budaya dengan mendukung event budaya Gawia Sowa.

Event ini akan digelar di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada 3 Juni 2019 mendatang. Atraksi Gawia Sowa yang dilakukan oleh masyarakat dayak perbatasan Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang ini merupakan aktivitas tahunan yang melibatkan kaum Dayak Negara Serawak, Malaysia.

Ada sejumlah kegiatan dalam Gawia Sowa, di antaranya ritual adat Sigal Paad Sadih, parade tari peserta seni dari Sarawak Malaysia, parade tari peserta seni dari Indonesia, tarian Sigal Bilama'k bersama tamu undangan, dan aneka hiburan lainnya.

Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani mengatakan Bengkayang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia. Maka masyarakat di perbatasan, khususnya Suku Dayak memiliki rumpun suku yang sama dengan masyarakat Negara Serawak, Malaysia.


"Dengan rumpun dan budaya yang sama ini, maka akan lebih mudah mendatangkan masyarakat Serawak masuk ke Bengkayang," ujar Rizki dalam keterangan tertulis, Senin (27/5/2019).

Ada beberapa rumpun Suku Dayak yang memiliki hubungan kekerabatan antar dua negara di perbatasan Indonesia-Sarawak ini. Antara lain Suku Dayak Bidayuh, Suku Dayak Bakati Lara, Suku Dayak Iban, dan Suku Dayak Kanayant.

"Mereka memiliki hubungan kekerabatan yang sangat kental. Hal ini secara historis dan diakui bersama bahwa situs nenek moyang (leluhur) Suku Dayak Bidayuh berasal dan berada di wilayah Indonesia," ungkap Rizki.

Ritual Gawia Sowa ini dilaksanakan untuk menyampaikan ucapan syukur pada Tuhan Yang Maha Esa atau Jubata dan roh leluhur yang diyakini bersemayam di gunung, hutan, dan lembah.

Selain ucapan syukur, makna ritual Gawia Sowa juga memberi sesajian atau persembahan pada benda pusaka yang disimpan di rumah adat yang disebut Sigal Paad Sadih.

"Untuk menjaga tali silahturami dan ikatan kekeluargaan, serta melestarikan budaya masyarakat di Perbatasan Jagoi Babang. Pada event Gawai di Sarawak Malaysia dan di Kabupaten Bengkayang masyarakat perbatasan akan saling kunjung," ujarnya.


Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Adella Raung menambahkan event budaya di perbatasan Indonesia-Malaysia ini melibatkan sanggar seni dan budaya Kecamatan Jagoi Babang untuk ditampilkan pada Gawia Sowa. Event ini ditargetkan akan menghadirkan 1.000 orang wisatawan mancanegara (wisman) dari Negara Serawak, Malaysia.

"Melihat tingginya minat wisatawan domestik setiap tahun pada event Gawia Sowa, maka ditargetkan kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 2.000 orang," kata Adella.

Selain itu, event ini merupakan upaya peningkatan ekonomi masyarakat di perbatasan Kabupaten Bengkayang melalui target pengeluaran wisman dari Serawak, Malaysia dan wisnus saat kunjungan.

"Juga meningkatkan kerja sama kepariwisataan strategis antara Indonesia-Malaysia untuk percepatan pencapaian target kunjungan wisata nasional," pungkasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun optimis event crossborder yang akan digelar Kemenpar akan sukses karena koordinasi sudah dilakukan, bahkan hingga melibatkan perwakilan negara tetangga. Semua persiapan pun sudah sangat matang.

"Jadi saya yakin event akan lancar. Untuk itu, jangan lewatkan event budaya Gawia Sowa yang akan digelar di Bengkayang ini," kata Arief.

Ia pun menambahkan, hubungan harmonis kedua negara benar-benar sangat terasa. Selain pergerakan masyarakatnya, ada banyak institusi yang terlibat. Hal ini tentu sangat bagus bagi masa depan Bengkayang secara menyeluruh.

"Akan ada lonjakan signifikan arus masuk wisatawan Malaysia. Sebab, jumlah peserta resminya sangat banyak. Belum lagi masyarakat umum dari Serawak. Selain berbagai kegembiraan, kami yakin akan ada perbaikan ekonomi signifikan," pungkas Arief. (idr/idr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA