Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Jun 2019 13:45 WIB

TRAVEL NEWS

Libur Panjang, Pengamen Kreatif Dieng Panen Penghasilan

Erliana Riady
detikTravel
Pengamen di Dieng (Erliana Riady/detikcom)
Pengamen di Dieng (Erliana Riady/detikcom)
Wonosobo - Suhu dingin di Batu Ratapan Angin Dieng Plateau terasa hangat oleh alunan calung. Musik tradisional ini jadi berkah bagi tiga remaja ini.

Mereka mampu menghadirkan hiburan tersendiri bagi pengunjung. Seperangkat angklung atau calung, drum lengkap dengan simbal dan drum plastik bekas ditutup ban sebagai bongo mampu memainkan lagu-lagu yang hits saat ini.

Aransemen musik yang kental nuansa kearifan lokal Wonosobo menjadikan permainan calung ini jadi pusat perhatian pengunjung. Apalagi, mereka tepat mengambil posisinya, yakni berada di sebelah kanan tangga utama menuju Bukit Ratapan Angin.

Sebuah kotak kardus diletakkan di atas kursi kayu untuk tempat donasi dari para pengunjung. Tak heran, kardus untuk tempat donasi terisi banyak uang. Apalagi saat libur panjang. Iqbal, sang ketua mengaku jika musim liburan kardus itu bisa terisi donasi Rp 900 ribu.

"Kalau musim liburan, banyak pengunjung seperti ini, sehari bisa dapat Rp 900 ribu," kata Iqbal membuka cerita pada detikcom, Selasa (16/6/2019).

Libur Panjang, Pengamen Kreatif Dieng Panen PenghasilanFoto: (Erliana Riady/detikcom)


Namun jika pada hari biasa, Iqbal bersama lima anak lainnya hanya mendapat donasi sekitar Rp 200 ribu. Untuk menyiasati agar pembagian merata, Iqbal biasanya mengatur secara bergantian personil yang memainkan calung.

"Saya paling tua. Yang lima itu, tiga diantaranya masih sekolah SMP. Jadi saya atur jadwal yang main di sini. Biar adil dapat rezekinya dan yang sekolah nggak keganggu," jelas warga Jajakan, Wonosobo itu.

Iqbal memang pandai membaca situasi dan peluang kerja. Enam bulan lalu, saat dia pulang ke kampungnya, sempat berkeliling kawasan Dieng Plateau. Lajang 32 tahun itu kemudian bermain gitar untuk memecah suasana dingin dan bisu di kawasan Bukit Ratapan Angin.

Libur Panjang, Pengamen Kreatif Dieng Panen PenghasilanFoto: (Erliana Riady/detikcom)

Tak disangka, permainan gitarnya menarik perhatian wisatawan yang ikut menyanyi lagu yang dibawakan. Dari pengalaman itu, Iqbal mengajak beberapa anak muda tetangganya berlatih memainkan calung.

"Kami latihannya seminggu tiga kali. Selasa, Jumat sama Minggu. Minggu itu latihan disini sekalian tampil cari rejeki," ucapnya sambil tertawa.

Yang dikerjakan Iqbal menjadi inspirasi bagi warga sekitar. Kini, setidaknya ada tiga kelompok calung lain yang juga mangkal di Dieng Plateau.

Mereka biasanya mulai bermain sejak pukul 08.00-16.00 WIB. Penghasilan ini membuka peluang kerja baru di kawasan wisata yang semakin diminati wisatawan. (msl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA