Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Jul 2019 08:30 WIB

TRAVEL NEWS

Para Ilmuwan Terkejut, Rubah Ini Mampu Lintasi 2 Negara

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Rubah Arktik (CNN)
Rubah Arktik (CNN)
Jakarta - Para ilmuwan terkejut dengan rubah Arktik ini. Pasalnya, Rubah Arktik betina muda itu mampu melakukan perjalanan di lebih dari 3.500 km dari Norwegia ke Kanada.

Perjalanan rubah ini hanya dalam waktu 76 hari, seperti dilansir CNN, Kamis (4/7/2019). Hewan mungil memulai perjalanan dari Spitsbergen, pulau terbesar di Kepulauan Svalbard yang terletak di antara daratan Norwegia dan Kutub Utara ke Pulau Ellesmere, Kanada.

Itu menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Polar Research. Para ilmuwan dari Institut Kutub Norwegia melengkapi rubah Kutub Utara dengan pemancar satelit.

Ilmuwan mengatakan bahwa itu salah satu peristiwa penyebaran hewan terpanjang. Yakni perpindahan dari tempat kelahirannya ke lokasi pembiakan yang potensial yang pernah dicatat untuk spesies tersebut.

Peneliti Eva Fuglei mengatakan bahwa timnya tidak bisa percaya terhadap apa yang mereka lihat saat melacak rubah. "Kami tidak berpikir itu benar," kata Fuglei dalam sebuah pernyataan.

Peta perjalanan rubah Arktik (CNN)Peta perjalanan rubah Arktik (CNN)


Jadi rubah ini mampu berjalan rata-rata 46,3 km per hari dan luar biasanya bisa menempuh 155 km hanya dalam satu hari ketika melintasi lapisan es Greenland. Ini adalah tingkat perjalanan tercepat yang pernah dicatat untuk spesies ini.

Itu 1,4 kali lebih cepat dari rekor yang diketahui sebelumnya yang dipegang oleh rubah Arktik jantan dewasa yang pernah dilacak di Alaska. Para ilmuwan meyakini bahwa rubah itu mungkin berlari saat melintasi lapisan es karena kesempatan mencari makan yang terbatas.

Namun ia melambat secara signifikan sebanyak dua kali, yakni berjalan kurang dari 10 km per hari selama 48 jam. Hal itu dimungkinkan oleh hambatan fisik di es laut, cuaca buruk atau saat ia makan.

Rubah Arktik yang dipasangi pemancar satelit (CNN)Rubah Arktik yang dipasangi pemancar satelit (CNN)


Para ahli sebelumnya berspekulasi bahwa rubah Arktik dapat memakan krustasea dari perairan terbuka. Rubah meninggalkan Spitsbergen pada tanggal 26 Maret 2018 dan tiba di Kanada lebih dari dua bulan kemudian.

Keberadaannya saat ini tidak diketahui karena pemancar satelit berhenti bekerja pada 6 Februari 2019. Kutub Utara sedang mengalami perubahan yang signifikan pemanasan global mempengaruhi tingkat es.

BACA JUGA: Dikira Makanan, Burung Ini Kasih Puntung Rokok ke Anaknya

Pemanasan dua kali lebih tinggi dari rata-rata global menyebabkan pencairan besar-besaran es laut dan membuka daerah untuk eksplorasi. Rusia diminta untuk menarik pembangkit listrik tenaga nuklir mengambang dari kota pelabuhan Pevek, Kutub Utara pada bulan depan.

Rencana-rencana ini telah memicu kekhawatiran di AS. Dan, lawannya itu juga melihat peluang ekonomi ketika es di laut Kutub Utara mencair.



Simak Video "Terekam Kamera! Burung Gagak Sedang Serang Rubah"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA