Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 07 Jul 2019 13:50 WIB

TRAVEL NEWS

Bagaimana Sih Menulis Artikel Traveling yang Menarik?

Syanti Mustika
detikTravel
Foto: (Syanti Mustika/detikcom)
Foto: (Syanti Mustika/detikcom)
Jakarta - Setelah materi foto, d'Traveler pun juga dikenalkan tentang detikTravel lebih dalam. Begitu juga, soal menulis berita traveling yang menarik.

detikTravel bersama Museum MACAN mengadakan Piknik detikcom dengan tajuk 'Halal Bihalal Sambil Jelajah Museum Macan' pada hari ini, Minggu (7/7/2019) bersama komunitas d'Traveler. Sebelum menjelejahi Museum MACAN, d'Traveler menerima materi foto dan juga mengenal detikTravel dan komunitasnya.

Pengenalan detikTravel disampaikan oleh Afif Farhan, wakil Redaktur Pelaksana detikTravel. Dia awalnya menjelaskan komunitas d'Traveler.

"detikTravel punya d'Traveler community yaitu forum untuk para blogger mengirim tulisannya. Nah buat kamu yang suka nulis dan ingin tulisannya naik di detikTravel, bisa buat akun d'Traveler. Buka aja detikTravel dan klik aja 'write story' dan ikuti langkahnya saja," Afif.

Ada banyak lho keuntungan jadi d'Traveler, seperti misalnya hadiah bulanan dan tahunan, serta bisa ikut beragam kompetisi jalan-jalan gratis. Kayak ke Dubai nanti!

Afif juga menjelaskan bagaimana tulisan yang bisa dikirim dan menarik untuk dibaca. Sekaligus, tentang teknik penulisan.

"Kalau menulis artikel kamu bisa bermain di judul. Silahkan sekreatif mungkin, jika nanti menarik dari redaksi tidak perlu diubah-ubah lagi. Paling redaksi nanti ngedit EYD atau typo. Tenang redaksi tidak akan mengubah isi," ungkap Afif.

"Ingat, artikel itu dibaca karena dua hal yaitu penting dan menarik. Karena detikTravel paling banyak soal artikel ficer, maka judulnya jangan kaku-kaku. Pakai kedekatan dengan pembaca seperti kedekatan jarak dan ada emosi atau perasaan yang dimainkan," sambungnya.

Saat menulis suatu destinasi wisata, bebas untuk mengambil tema. Tak hanya melulu soal keindahan alam, tapi budaya hingga kehidupan masyarakat juga ditulis. Sehingga, informasi yang disampaikan bisa lebih luas sudut pandangnya.

"Beda orang, beda gaya bahasa dan pemikirannya. Baiknya sering membaca berita, novel atau lainnya supaya pembendaharaan kata kamu lebih banyak. Kemudian mulailah menulis, jangan takut tulisan kamu jelek, yang penting mulai saja," jelas Afif.

Dalam sesi ini Afif juga menceritakan bagaimana kegiatan redaksi dalam menulis berita travel. Tidak melulu artikel destinasi, tapi juga ada artikel Travel News yang membahas seputar isu di dunia pariwisata.

"Redaksi travel tidak hanya menulis berita destinasi. Namun juga mengembangkan isu-isu travel dan juga peristiwa seputar dunia wisata," tambahnya.

Nah, bagi traveler yang punya tulisan bisa kirim ke detikTravel dengan bergabung menjadi d'Traveler. Jangan simpan petualanganmu sendiri ya. Siapa tahu nanti bisa dapat hadiah menarik dari detikTravel.

Yuk, kirim ceritamu.

Simak Video "3 Lokasi Wisata di London yang Harry Potter Banget!"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA