Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 22 Jul 2019 16:57 WIB

TRAVEL NEWS

Aneka Kasus Pelaku Wisata Tolak Orang yang Minta Gratisan

Fitraya Ramadhanny
detikTravel
Elle Darby, salah satu kasus traveler minta gratisan (elledarby_/Instagram)
Elle Darby, salah satu kasus traveler minta gratisan (elledarby_/Instagram)
Jakarta - Kasus turis di-blacklist di Ubud karena tidak bayar di restoran menjadi buah mulut di media sosial. Bukan sekali ini saja pelaku wisata dirugikan orang yang minta gratisan.

Dengan alasan menjadi seorang influencer, ada banyak kejadian traveler yang meminta fasilitas gratis dari pelaku wisata, baik itu hotel atau restoran. Dalihnya adalah mempromosikan tempat itu di akun medsos orang tersebut.

Banyak pelaku usaha wisata yang setuju dengan model endorsement macam ini. Namun, belakangan banyak juga yang protes dan merasa dirugikan.

Dihimpun detikcom dari berbagai sumber, Senin (22/7/2019) inilah 4 kasus pelaku wisata tolak turis atau influencer yang meminta gratisan:

1. Restoran Irlandia tolak blogger yang minta makan gratisan

Campagne Restaurant di Kilkenny, Irlandia adalah tempat wisata kuliner dengan gelar bintang Michelin. Tentu banyak traveler yang tertarik makan di sana. Masalahnya, ada yang minta makan gratis dengan mengaku food blogger yang menawarkan ulasan khusus.

Campagne Restaurant lantas memposting email permintaan 'makan gratis dibarter ulasan' itu di Twitter dengan komentar, "The start of another week in paradise." Twit ini kemudian viral pada bulan September 2017. Si calon pengunjung itu lantas dikecam segenap netizen.


2. Selebgram cantik minta kamar hotel gratis

Elle Darby adalah selebgram seksi dengan 202 ribu follower. Pada Januari 2018, dia menjadi perhatian karena meminta kamar hotel gratis di Charleville Lodge Hotel di Dublin, Irlandia milik Paul V Stenson.

Pihak hotel tidak silau dengan jumlah follower Elle. Mereka dengan tegas menolak permintaan itu, bahkan Paul membuat tagihan sebesar 5,3 juta Euro untuk 114 artikel di 20 negara. Nah lho!

Belakangan diketahui itu tagihan palsu supaya pelaku kapok dan traveler lain tidak berani coba-coba minta kamar gratisan di Charleville Lodge Hotel.


3. Truk es krim Amerika tolak pembeli yang minta gratisan

Traveling di musim panas sambil makan es krim, pasti enak banget ya. Tapi para traveler jangan minta gratisan juga dong, apalagi dengan mengaku influencer di Instagram.

Truk es krim CVT Soft Serve dari Los Angeles, Amerika Serikat bikin heboh pemberitaan media pada awal Juli 2019 dengan aturan 'Influencer bayar dobel'. Ini lantaran banyak pengunjung yang minta gratisan dengan mengaku influencer. Pemiliknya yang bernama Nicchi kesal dengan orang-orang yang mengaku selebgram dan ingin es krim gratis darinya.

"Saya punya keluarga dan banyak tagihan yang harus dibayar. Anak saya sekolah tidak menggunakan foto selebriti untuk membayar tagihan sekolah," ungkapnya dalam sebuah wawancara.


4. Restoran di Ubud blacklist turis yang tidak bayar

Yang terbaru dari negeri sendiri. Di Twitter dan Instagram lagi ramai seorang turis di-blacklist di Ubud, Bali karena tidak membayar pesanan di restoran.

Turis ini bernama Kalee Hewlett. Dia punya akun IG dan Twitter @kaleehewlett. Dia mengaku sebagai Fashion Host, Celebrity Stylist, Fashion & Lifestyle Expert, TV Host, Transformational Coach, NLP Master Practitioner yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat dan London, UK.

Dia punya 2.615 follower Instagram dan 2.465 follower di Twitter. Kalau memang profilnya keren begini, masa sih tidak sanggup bayar tagihan restoran? Apalagi ternyata jumlahnya cuma Rp 95 ribu lho. Ada-ada saja ya.



Simak Video "Sebelum Endorse di Instagram, Perhatikan Dulu Aturan Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA