Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 27 Jul 2019 19:45 WIB

TRAVEL NEWS

Ikut Solo Batik Carnival, Ganjar Ingin Ada Atraksi di Semua Daerah

Bayu Ardi Isnanto
detikTravel
Solo Batik Carnival 2019 (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo Batik Carnival 2019 (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengikuti pesta kostum Solo Batik Carnival (SBC) 2019. Ganjar kagum dan ingin mengembangkan kegiatan serupa di setiap daerah di Jawa Tengah.

"Atraksi seperti inilah yang dibutuhkan untuk mengangkat pariwisata kita. Ini harus dikembangkan di setiap daerah, seperti di Pekalongan juga sudah ada," kata Ganjar di sela-sela acara SBC di Sriwedari, Solo, Sabtu (27/7/2019).

Menurutnya, langkah tersebut sesuai perintah Presiden Joko Widodo yang ingin mengembangkan potensi wisata di seluruh provinsi. Termasuk di Jawa Tengah, pariwisata berbasis budaya tetap menjadi unggulan.

"Seperti tadi pagi, saya ke Wonosobo mengikuti potong rambut anak gimbal. Lalu ada acara petik tembakau dan penerbangan balon udara. Kalau setiap akhir pekan ada satu agenda, maka wisatawan punya banyak pilihan," ujar dia.

Ikut Solo Batik Carnival, Ganjar Ingin Ada Atraksi di Semua DaerahGubernur Jateng berkostum Timor Leste (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Dalam kirab SBC, politikus PDI Perjuangan itu terlihat mengenakan kostum dengan hiasan ala Timor Leste. Wakil Wali Kota Surakarta, Achmad Purnomo yang juga turut serta tampak mengenakan kostum ala Laos.

Kemudian beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah juga ikut mengenakan kostum berhias negara-negara ASEAN. Hal tersebut sesuai tema yang diusung, yakni Suvarna Bhumi the Golden of ASEAN yang bermakna 'Negara Emas'.

Ikut Solo Batik Carnival, Ganjar Ingin Ada Atraksi di Semua DaerahSalah satu peserta karnaval (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Achmad Purnomo mengatakan SBC yang ke-12 ini sengaja mengambil tema yang lebih mendunia dengan ornamen kostum 11 negara ASEAN. Diharapkan SBC juga semakin dikenal di luar negeri.

"SBC kali ini lebih berwarna karena menggunakan tema ASEAN. Harapannya agar wisatawan negara-negara tetangga juga banyak yang tertarik dan datang ke Solo," ujarnya.

Rangkaian kirab SBC dimulai dari Sriwedari dan akan menyusuri sepanjang Jalan Slamet Riyadi. Para peserta yang berjumlah sekitar 200 orang itu kemudian finish di Balai Kota Surakarta.

Simak Video "Perusahaan Diberi Waktu 12 Bulan Tak Cemari Bengawan Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA