Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 23 Agu 2019 16:52 WIB

TRAVEL NEWS

Menpar Minta Masterplan Wisata Terkait Bandara Baru Yogya Selesai Oktober

Pradito Rida Pertana
detikTravel
Menpar Arief Yahya (Kemenpar)
Menpar Arief Yahya (Kemenpar)
Kulon Progo - Menteri Pariwisata Arief Yahya ingin Integrated Tourism Master Plan (ITMP) selesai tahun ini. Mengingat Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) adalah bagian penting dalam akses Pariwisata ke Indonesia.

"Harus selesai Oktober, saya sudah minta agar yang berkepentingan di sini (YIA) diajak berbicara dan pak Dirut (Angkasa Pura I) sepakat bertemu dengan konsultan ITMP. Karena bandara ini bagian yang terpenting dari akses pariwisata," ujarnya di sela-sela kunjungan kerja Menpar ke Yogyakarta International Airport (YIA), Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, Jumat (23/8/2019).

Selain itu, Arief juga meminta kepada Dinas Pariwisata baik di DIY dan Jawa Tengah (Jateng) untuk memberi masukan ke ITMP. Hal itu agar akses pariwisata melalui YIA semakin cepat terealisasi.

"Demikian juga dengan rekan-rekan dari Dinas Pariwisata, baik DIY dan Jateng harus memberi masukan ke ITMP tersebut. Sehingga seluruh kebutuhan ada di sana (ITMP), di sana ada infrastruktur, utilitas dasar, ada destinasi atraksi, ada akomodasi atau semacam badan otoritas terintegrasi," ucap Arief.

Terlepas dari hal tersebut, Arief memastikan akses dari YIA menuju Borobudur akan segera terealisasi. Pasalnya, Pemerintah telah meningkatkan anggaran untuk pembuatan akses tersebut.

"Akses ke sini (YIA) sangat penting dan ada anggaran tambahan untuk (pembuatan akses ke) Borobudur sebesar sekitar Rp 2,1 Triliun, dan Rp 1,5 Triliun untuk PUPR (Kementerian PUPR). Sehingga akses YIA ke Borobudur hampir pasti bisa terpenuhi. Kenapa? Karena anggaran PUPR tahun 2019 sekitar Rp 300 Miliar dan tahun depan meningkat 5 kali lipat jadi Rp 1,5 triliun," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (AP I) Faik Fahmi menyebut pihaknya mendukung langkah Kemenpar dalam menarik wisatawan melalui keberadaan Bandara YIA. Bahkan, Faik optimis keberadaan YIA mampu memenuhi target 2 juta kunjungan wisata di DIY-Jateng.

"Mudah-mudahan (keberadaan YIA) bisa membantu pemerintah dalam sektor tourism. Karena kondisi dan kapasitas (YIA) yang sangat memadai dan memiliki akses langsung luar negeri. Harapannya pesawat besar yang datang bisa bawa 400 penumpang," katanya.

Simak Video "Cerita Jamu Tradisional, Kulonprogo"
[Gambas:Video 20detik]
(sna/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA