Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 04 Sep 2019 13:10 WIB

TRAVEL NEWS

Jajanan Tradisional NTB Ini Bikin Peserta UNESCO Terkesan

Harianto Nukman
detikTravel
Jajanan tradisional NTB (Harianto Nukman/detikcom)
Mataram - Beragam jenis jajanan tradisional khas NTB jadi suguhan pembukaan The 6th Asia Pacific Geopark Network (APGN) Symposium 2019. Peserta dari UNESCO pun dibuat terkesan olehnya.

Rasa jajanan itu sudah pastu enak dan manis, bentuknya juga unik. Beberapa tamu yang hadir saat open ceremony di Hotel Lombok Raya itu juga menyatakan sangat senang bisa disuguhkan jajanan tradisional, pada Selasa (3/9/2019).

"Saya sangat suka, enak dan manis. Apalagi kopinya, sangat enak dan baunya juga khas sekali. Saya kebetulan sangat suka juga kopi pahit jadi cocok sekali di lidah," kata salah satu peserta dari Jerman, Bexi.

Jenis jajanan tradisional tersebut di antaranya, sarimuke, kue apem, onde-onde, kue ketan merah dan banyak lagi jenis panganan lainnya. Jajanan tradisional ini sengaja disajikan kepada para peserta dari UNESCO Global Geopark untuk memperkenalkan jajanan khas yang dimiliki daerah NTB.

Peserta lainnya, Takagawa asal Jepang juga sangat terkesan dengan suguhan makanan tradisional selama berada di Lombok. Ada satu yang tak terlalu disukainya, yakni yang berrasa pedas.

Jajanan Tradisional NTB Ini Bikin Peserta UNESCO TerkesanFoto: (Harianto Nukman/detikcom)


"Saya sangat suka makanannya, hanya saja saya tidak terlalu suka pedas jadi tidak makan jajanan yang ada cabainya. Tapi saya sangat suka jajanan yang bulat-bulat ini," kata dia.

Selain terkesan dengan makanan, Takagawa juga takjub dengan keindahan alam Lombok. Sisi budaya juga menghipnotisnya.

"Tidak hanya indah, namun budayanya juga sangat unik," akunya.

Kegiatan APGN Symposium ini merupakan agenda pertemuan rutin 2 tahunan. Seluruh jaringan pengampu geopark se-Asia Pasific berkumpul di acara ini.

Simak Video "Manis Renyah Kembang Goyang dan Akar Kelapa Khas Betawi"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA