Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 17 Sep 2019 16:30 WIB

TRAVEL NEWS

Survei: Indonesia Masuk 20 Negara Berbahaya untuk Ditinggali

Syanti Mustika
detikTravel
Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Jakarta - Sebuah survei memaparkan 20 besar negara paling berbahaya untuk ditinggali. Indonesia termasuk di dalamnya, pada posisi sedikit lebih baik dari Amerika Serikat.

Dalam survei ini Indonesia ditempatkan di posisi ke-17. Amerika Serikat menempati posisi ke-16, dianggap sedikit lebih berbahaya ketimbang Indonesia. Posisi pertama ditempati Brazil yang dianggap sebagai negara paling berbahaya untuk ditinggali menurut survei ini.

Dilansir detikcom dari Forbes, Selasa (17/9/2019), daftar tahun 2019 ini disusun oleh Expat Insider melalui survei InterNations terhadap 20.259 ekspatriat mewakili 182 kebangsaan, yang tinggal dan bekerja di 187 wilayah dan negara. Polling ini mencakup topik seperti kualitas hidup, biaya hidup, dan faktor finansial pribadi, dan lainnya.

Baca juga: 10 Kota Besar Teraman di Dunia 2019, Jakarta Nomor Berapa?

Di subkategori Keamanan dan Keselamatan, responden memberikan penilaian terhadap tiga faktor termasuk kedamaian, keamanan pribadi, dan stabilits politik. Hasilnya dikompilasi guna menyusun daftar berisikan 20 tempat paling berbahaya untuk ditinggali.

Expat Insider sendiri merupakan salah satu lembaga survei terbesar dunia yang telah berdiri selama 6 tahun. Secara berkala, mereka merilis survei serupa. Tahun lalu, catat data Forbes, Indonesia menempati posisi ke-15.

Berikut 20 negara-negara paling berbahaya untuk ditinggali menurut survei InterNations dari Expat Insider pada tahun ini:

1. Brazil
2. Afrika Selatan
3. Nigeria
4. Argentina
5. India
6. Peru
7. Kenya
8. Ukraina
9. Turki
10. Kolombia
11. Meksiko
12. United Kingdom
13. Mesir
14. Filipina
15. Italia
16. Amerika Serikat
17. Indonesia
18. Yunani
19. Kuwait
20. Thailand



Simak Video "Alami Kendala Usai Diblokir Amerika, Huawei Coba Berinovasi"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA