Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 08 Nov 2019 12:19 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Rencana Menhub Budi Karya untuk 5 Bali Baru Dalam Waktu Dekat

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Menhub Budi Karya Sumadi di acara Forum Perhubungan (dok Humas Kemenhub)
Menhub Budi Karya Sumadi di acara Forum Perhubungan (dok Humas Kemenhub)
Jakarta - Tugas membangun 5 Bali Baru atau 5 destinasi prioritas juga dibebankan untuk Kementerian Perhubungan. Ini langkah Menhub Budi Karya Sumadi dalam waktu dekat.

Langkah Kemenhub untuk membangun 5 baru itu pun dijelaskan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Forum Perhubungan dengan tema 'Melihat Kesiapan Infrastruktur Wujudkan Konektivitas di 5 Destinasi Wisata Bali Baru,' Hotel Redtop, Jakarta Pusat (7/11).

"Kita diberi tugas untuk menyelesaikan yang namanya 5 Bali Baru yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan bajo, dan Likupang. Pemerintah tengah membangun banyak kawasan wisata, untuk itu kami akan mendukung dengan memadukan dengan membangun fasilitas pendukungnya yaitu infrastruktur sarana dan prasarana transportasi, agar kemudahan aksesibilitas itu terjadi di titik-titik wisata tersebut," kata Budi Karya dalam rilis yang diterima detikcom.

Presiden Joko Widodo mengatakan, percepatan pembangunan infrastruktur pendukung sangat diperlukan agar dapat segera mempromosikan 5 Bali baru secara masif pada dunia internasional mulai tahun 2020.

Di Borobudur, Kemenhub akan membangun jalur KA Solo Balapan Bandara Adi Soemarmo, membangun KA Bandara Yogyakarta Internasional Airport - Kulonprogo, elektrifikasi jalur KA lintas Yogyakarta-Solo, menyubsidi operasional angkutan antarmoda, fasilitas integrasi angkutan jalan, fasilitas perlengkapan jalan dan DED pembanguann jembatan dan sistem persinyalan dan telekomunikasi serta bangunan stasiun.

Sementara Kawasan Mandalika akan dilakukan pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan, perbaikan fasilitas integrasi angkutan jalan, membiayai subsidi operasional angkutan antaramoda di Mandalika, merehabilitasi Pelabuhan Pamenang, melanjutkan pembangunan Pelabuhan Faspel Gili Terawangan.

Destinasi Likupang akan dilakukan peningkatan fasilitas di Pelabuhan Likupang, membangun Kapal Bottom glass di Bunaken, merehabilitasi Pelabuhan Penyeberangan Likupang, merehabilitasi Pelabuhan Penyeberangan Lembeh.

Terakhir di Labuan Bajo, Kemenhub akan memberikan subsidi operasional antarmoda, memberikan fasilitas integrasi angkutan jalan, pengadaan 2 unit kapal bottom glass seperti di Likupang, melakukan pengembangan Terminal Kargo Pelabuhan Labuan Bajo, pembebasan lahan untuk pengembangan bandara, pemotongan bukit daerah transisional dan perpanjangan runway dari 2450 m x 45 m menjadi 2650 m x 45 m termasuk marking dan pengawasan.

"Tentunya pengembangan yang dilakukan tidak bisa hanya mengandalkan APBN tetapi juga perlu partisipasi sektor swasta nasional maupun asing. Seperti di Bandara Labuan Bajo, kami sedang lakukan kerjasama pengembangan infrastruktur bandara melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang diminati sejumlah investor nasional maupun asing. Seperti diamanatkan bapak Presiden agar 5 Destinasi wisata bisa segera dipromosikan pada tahun 2020, fokus kami pada tahun 2020 adalah menyelesaikan target tersebut," tutup Budi Karya.

Dalam forum ini turut hadir sebagai narasumber Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono, Direktur Keterpaduan Infrastruktur Pemukiman Kementerian PUPR Edward Abdul Rahman, serta Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indra Ni Tua.

Simak Video "Pembebasan Lahan Proyek KA Makassar-Parepare Segmen 3 Digeber!"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA