Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 19 Des 2019 22:50 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Pesan Menparekraf Wishnutama soal Gerhana Matahari Cincin

Eko Susanto
detikTravel
Menparekraf Wishnutama saat kunjungan di Candi Borobudur (Eko/detikcom)
Magelang - Pada 26 Desember nanti akan terjadi Gerhana Matahari Cincin di sejumlah daerah di Indonesia. Ini komentar dari Menparekraf Wishnutama.

Gerhana Matahari Cincin, kata Wishnutama, merupakan fenomena alam yang lazim terjadi di berbagai tempat dan menarik perhatian banyak orang. Untuk itu, bagi daerah yang terkena dampak bisa dimanfaatkan sebagai daya tarik wisatawan.

"Ya gini, itu kan sebuah fenomena alam yang kita semua sering melihat terjadi di berbagai tempat dan menjadi daya tarik wisatawan gitu," katanya kepada wartawan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (19/12/2019).


"Saya pikir sih, apa namanya, terutama buat masyarakat yang terkena dulu ya, terkena dampak dimanfaatkan aja sebagai daya tarik wisata yang mungkin bisa berjualan, mesti menjual ekonomi kreatif, begitu aja saya melihatnya," tuturnya.

Sebagaimana diketahui masyarakat, sejumlah daerah di Indonesia bisa menyaksikan terjadinya gerhana matahari cincin pada 26 Desember mendatang. Adapun gerhana matahari cincin bakal bisa terlihat di tujuh provinsi di Indonesia.

Lewat sebuah thread atau utas di Twitter, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan fenomena Gerhana Matahari Cincin atau yang mereka singkat menjadi GMC. Admin Twitter BMKG mengatakan peristiwa gerhana matahari maupun gerhana bulan bisa diprediksi dengan tingkat akurasi yang tinggi.

"Pada tahun 2019 ini diprediksi terjadi lima kali gerhana dan yang terakhir adalah Gerhana Matahari Cincin (GMC) pada tanggal 26 Desember nanti. Perlu diketahui bahwa salah satu tupoksi BMKG adalah memberikan informasi layanan tanda waktu termasuk informasi Gerhana Matahari dan Bulan," cuit BMKG seperti dilihat Sabtu (14/12/2019).



Simak Video "Wishnutama Tekan Aplikasi Asing Berinvestasi Langsung di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA