"Sekitar 70 persen pengunjung masih menjadikan Parangtritis sebagai tujuan utama saat tahun baru," ujar Kasie Objek Destinasi Wisata Dinpar Kabupaten Bantul, Joko Wintolo ucapnya saat ditemui di Kantor Dinpar Kabupaten Bantul, Jumat (20/12/2019).
Menurutnya, dengan banyaknya wisatawan yang menjejali Parangtritis akan memicu kepadatan, bahkan mengganggu arus lalu lintas. Karena itu, pihaknya mengadakan event musik dan pesta kembang api di Pantai Parangkusumo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasie Objek Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Joko Wintolo (Pradito/detikcom) |
Menurut Joko, acara-acara tersebut bertujuan untuk memecah wisatawan yang memadati Pantai Parangtritis. Selain itu untuk mengenalkan tempat-tempat wisata lain yang ada di Kabupaten Bantul.
"Jadi event-event itu untuk memecah kepadatan (kerumunan wisatawan di Parangtritis)," katanya.
Joko menambahkan, untuk libur Nataru tahun ini Dinpar tidak mematok target tinggi dalam hal kunjungan wisata. Mengingat Dinpar telah melampaui target PAD dari sektor wisata.
"Target kunjungan libur Nataru ini 15 sampai 20 ribu orang, karena target (PAD) sudah tercapai," katanya.
(rdy/rdy)













































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang