Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 26 Des 2019 22:21 WIB

TRAVEL NEWS

Fosil Pohon Tertua di Dunia ditemukan di New York

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Foto: Fosil pohon tertua di dunia (BBC)
New York - Fosil pohon tertua di dunia ditemukan pada sebuah tambang yang sudah ditinggalkan di kota New York. Usia fosil ini diperkirakan mencapai 386 juta tahun.

Fosil pohon ini ditemukan di tambang di Cairo, New York. Menurut sebuah studi di jurnal Current Biologi, fosil yang ditemukan merupakan bagian dari hutan tertua yang teridentifikasi, diperkirakan usianya dua sampai tiga juta tahun lebih tua dari fosil hutan yang sebelumnya dianggap tertua, yaitu hutan di Gilboa, New York.

Foto: (BBC)

Fosil-fosil tersebut ditemukan para peneliti dari Inggris dan New York yang mulai mempelajari situs lebih dari 10 tahun yang lalu. Sejak itu, mereka memetakan lebih dari 3000 meter persegi hutan, serta menyimpulkan bahwa hutan ini merupakan rumah dari dua jenis pohon, yaitu Cladoxylopsids dan Archaeopeteris. Ada satu jenis pohon lagi yang belum teridentifikasi.

Seorang Ahli Paleobotanis dari Universitas Cardiff, Dr Chris Berry, hutan ini sangat kuno. Bahkan menjadi tempat tertua di mana pohon fosil berdiri di era Devonian, yaitu periode geologis.

"Ini adalah tempat tertua di mana Anda bisa berkeliaran dan memetakan di mana pohon fosil berdiri di pertengahan era Devonian, ini adalah hutan yang sangat kuno sejak awal saat planet berubah menjadi hijau dan saat hutan menjadi bagian normal dari sistem bumi" kata Paleobotanis, Dr Chris Berry dari Universitas Cardiff.

Para ilmuwan yakin, hutan tempat pohon ini berasal begitu luas hingga membentang ke luar Pennsylvania. Peneliti juga mengatakan kalau hutan ini pernah musnah karena banjir. Di sana, mereka menemukan fosil ikan di permukaan tambang.

Penelitian ini menunjukkan waktu transisi, mulai dari planet yang tanpa hutan sampai pada planet yang sebagian besarnya tertutupi oleh pohon. Dr Berry mengatakan dengan mempelajari situs ini, dapat memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana pohon berevolusi dan menurunkan karbon dioksida dari atmosfer.

"Kami menyadari saat ini bahwa memiliki hutan adalah hal yang baik dan membakar hutan dan deforestasi adalah hal buruk," ungkap Dr Berry.

Dr Berry menambahkan, mempelajari fosil pohon dapat membantu para ahli lebih memahami hubungan antara pohon dan karbon dioksida serta evolusi pohon pada umumnya. Prof Howard Falcon-Lang dari Royal Halloway, London mengatakan tidak ada keraguan pada bahwa hutan fosil pohon paling tua.

"Mungkin saja di masa depan sesuatu yang bahkan lebih tua muncul, paleontology penuh mengejutkan! Tapi untuk saat ini, ini sangat menarik," ungkap Prof Howard.

Penelitian ini dilakukan oleh para ahli dari Universitas Cardiff di Inggris, Universitas Binghamton di New York dan Museum Negara Bagian New York.




Simak Video "Batu Fosil yang Bernilai Tinggi, Lebak"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA