Mendekati puncak momen tahun baru 2020, okupansi hotel di kawasan obyek wisata Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo sudah tembus diangka 90 persen.
Disampaikan Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), Kabupaten Probolinggo, Digdoyo Jamaluddin tersisa 10 persen kamar dari total 528 kamar, di 14 hotel yang belum dibooking pengunjung, Jumat (27/12/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), Kabupaten Probolinggo, Digdoyo Jamaluddin Foto: (M Rofiq/detikTravel) |
Meningkatnya hunian hotel di Bromo, menurut Digdoyo sudah terjadi sejak tanggal (22/12/2019) atau sepekan lalu. Mulai menghijaunya rumput padang savana, di sekitar obyek wisata Gunung Bromo mengundang daya tarik wisatawan.
"Karena telah diguyur hujan, tanaman sekitar Gunung Bromo menghijau. Makannya tahun baru ramai wisatawan yang berkunjung,"terang Digdoyo.
Pria yang akrab disapa Pak Yoyok itu mengungkapkan, biasanya kawasan Gunung Bromo gersang mendekati momen tahun baru, seluruh tanaman kondisinya kini tengah bersemi.
Foto: (M Rofiq/detikTravel) |
Digdoyo menjelaskan, gelaran penampilan musik masih menjadi suguhan sejumlah hotel bagi para tamunya dalam menyambut momen tahun baru 2020, di kawasan obyek wisata Gunung Bromo.
Baca juga: 7 Destinasi Wisata Indonesia Paling Populer |
Sementara wisatawan yang berlibur di obyek Wisata Gunung Bromo, pada momen tahun baru kali ini didominasi oleh wisatawan lokal. Mereka umumnya, berasal dari daerah Jakarta dan Bandung.
"Kalo jelang tahun baru kali ini, wisatawan lokal mendominasi tingkat hunian hotel di sekitar Obyek Wisata Gunung Bromo,"pungkasnya.












































