Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Jan 2020 07:59 WIB

TRAVEL NEWS

Penumpang Keracunan Makanan Pesawat, Gara-gara Pasta & Sandwich

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Foto: British Airways (iStock)
Newcastle - Penumpang pesawat di Inggris curhat di media sosial mengalami keracunan makanan. Semua itu gara-gara pasta lembek dan sandwich ayam yang dimakannya di pesawat.

Sancher Harpe (44) curhat di Facebook setelah disajikan menu makanan pesawat yang 'menjijikkan'. Setelah makan pasta dan sandwich itu, Sancher mengalami keracunan makanan.

Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, cerita bermula ketika Sancher naik pesawat British Airways dari Sydney menuju ke Newcastle di Inggris. Sancher pulang kampung setelah 15 tahun pergi merantau bekerja ke Australia karena ibu angkatnya meninggal dunia.

Di perjalanan tersebut, Sancher disajikan makanan pesawat berupa pasta yang penampakannya tidak menggairahkan. Sancher mendeskripsikan pasta tersebut kering di bagian luar, tapi lembek di bagian tengahnya.

Penumpang Keracunan Makanan Pesawat, Gara-gara Pasta & SandwichFoto: (dok. Facebook)

Selain pasta, di pesawat tersebut juga disajikan sandwich ayam. Nah, sandwich ayam inilah yang membuat Sancher sakit perut dan keracunan makanan.

"Saya kira saya bisa makan saat sarapan, tapi saya merasa sakit setelah mendarat 25 jam yang lalu. Saya tidak merekomendasikan makanan BA (British Airways). Saya tidak akan makan makanan BA lagi," kata Sancher seperti dikutip dari media The Sun.

Kesedihan Sancher karena ditinggal ibu angkatnya bertambah dengan sakitnya dia gara-gara keracunan makanan. Padahal harga tiket yang Sancher beli untuk penerbangan itu tidaklah murah, sekitar 745 Poundsterling (setara Rp 13,6 juta).


Curhatan Sancher pun viral dan mendapat banyak tanggapan. Beberapa traveler lain pun mengaku pernah mengalami kejadian serupa saat naik pesawat British Airways.

"2 Perjalanan terakhir saya ke AS, saya disajikan makanan yang tidak bisa dimakan. Jika tidak salah, itu sebuah Bagel isi krim keju dan telur di atas roti lembek. BA harus mengganti supplier mereka," komentar Chris Ruddy.


Sementara itu, pihak British Airways menanggapi masalah ini dan berjanji akan melakukan investigasi.

"Kami sangat banga akan kualitas makanan yang kami tawarkan di atas pesawat. Kami sudah berinvestasi besar ke catering kami di semua penerbangan. Kami tidak pernah menerima komplain terkait katering ini, kecuali dari konsumen ini. Kami akan mengontak konsumen ini untuk investigasi," pungkasnya.



Simak Video "Imbas Corona, British Airways Terancam Rumahkan 12 Ribu Pegawainya"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA