Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 18 Jan 2020 18:16 WIB

TRAVEL NEWS

Terpopuler Sepekan: Heboh Logo Baru Kemenparekraf

Bonauli
detikTravel
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bikin gempar medsos karena adanya logo baru. Wishnutama pun memberikan penjelasan.

Pekan ini Kemenparekraf membuat heboh jagat medsos dengan beredarnya logo baru. Gambar yang beredar adalah dua logo Kemenparekraf yang berlambang burung garuda. Tulisan Kemenparekraf/Baparekraf melengkung di bagian luar logo yang berbentuk lingkaran.

Dibuat dengan dua versi, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, ada makna dibalik dari logo ini. Totalnya ada empat varian logo, dua logo lain dipergunakan dengan warna hitam puith untuk stempel.

Tak cuma logonya yang viral, dokumen Panduan Standar Logo Kementeran Pariwisata & Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata & Ekonomi Kreatif pun tersebar di grup WhatsApp.

Terpopuler Sepekan: Heboh Logo Baru KemenparekrafFoto: dok.istimewa




Banyak komentar yang diberikan terkait dengan logo ini. Kaku sampai kurang kreatif adalah sindiran yang paling banyak diberikan untuk logo ini.

Karena sudah terlanjur heboh sebelum dirilis, akhirnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama memberikan penjelasan.

"Ada kementerian (pariwisata) dan lembaga (badan ekonomi kreatif) yang punya logo berbeda dan harus digabung. Kita sengaja memilih untuk memakai Garuda Pancasila sebagai simbol," kata Wishnutama kepada detikcom, Rabu (15/1) lalu.

Wishnutama menjelaskan bahwa lambang Garuda Pancasila sengaja dipilih untuk menyatakan simbol ideologi kebangsaan, bintang melambangkan ketuhanan, lalu padi dan kapas melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran.

Terpopuler Sepekan: Heboh Logo Baru KemenparekrafFoto: dok.istimewa


"Masa sih nggak boleh pakai lambang negara (Garuda-red) yang kita banggakan?" katanya.



Komentar kaku dan kurang kreatif juga ditepis oleh Wishnutama. Katanya, ideologo Pancasila dan rasa kebangsaan harus menjadi dasar dari kreatif dan inovasi.

"Tahu kok soal heboh-heboh itu. Itu logo resmi, logo kementerian. Kalau untuk kementerian harus serius dong logonya," jelasnya.

Terpopuler Sepekan: Heboh Logo Baru KemenparekrafFoto: dok.istimewa


Wishnutama menambahkan bahawa selama ini Kementerian Pariwista tidak memiliki logo resmi kementerian. Logo 'Wonderful Indonesia' yang digunakan sebagao branding menjadi satu dengan kementerian.

Nantinya logo khusus branding pariwisata atau national branding akan beda lagi. Logo tersebut akan dibuat dengan lebih kreatif dan kekinian.

"Nanti logo untuk branding pariwisata itu akan dibuat yang lebih kreatif dan kekinian, akan dikenalkan bulan Agustus mendatang. Tapi kini selagi menunggu logonya, kita tetap pakai yang 'Wonderful Indonesia' untuk keperluan branding," tutup Wishnutama.

Simak Video "Sejumlah Kementerian Bakal Duduk Bareng Bahas Tuntas Startup"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA