Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 04 Feb 2020 21:21 WIB

TRAVEL NEWS

Perawatan Tak Memadai, Bayi Macan Tutul Selundupan Mati di Pekanbaru

Polda Riau membongkar sindikat perdagangan satwa liar. Barang bukti ada anak singa dan macan tutul.
Macan tutul hasil sitaan Polda Riau mati di Kebun Binatang Kasang Kulim. (Chaidir Anwar Tanjung/detikTravel)

Riau Tak Punya Klinik dengan Fasilitas Memadai

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Suharyono, menyatakan bayi macan tutul itu dititipkan di Kebun Binatang Kasang Kulim karena Riau memang kekurangan tempat penitipan satwa dan klinik hewan yang memiliki standar ideal.

"Kami mempunyai mitra lembaga konservasi yang sah di Provinsi Riau ini hanya satu, dengan fasilitas yang seadanya. Tak punya rescue center dan klinik hewan yang istimewa di sini," kata Suharyono.

Terkait matinya leopard yang merupakan barang bukti kasus penyelundupan satwa, Suharyono mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi dalam penitipan satwa. Hingga kini masih ada empat anak singa dan puluhan kura-kura Indian Star yang masih dititipkan Polda Riau di Kebun Binatang Kasing Kulim.

Pengawasan terhadap lembaga konservasi memang menjadi tugas dari BBKSDA Riau. Karena itu, Suharyono mengatakan akan membantu apabila diperlukan pemindahan ke luar dari Kasang Kulim.

"Apabila ada lembaga konservasi yang representatif di luar Riau, kami siap bantu koordinasikan bila ada pemindahan," katanya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA