Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 06 Feb 2020 21:05 WIB

TRAVEL NEWS

Jepang Tawarkan Sertifikat Musim Dingin, Siapa Mau?

Bonauli
detikTravel
danau Shikotsu Toya yang tak pernah beku di jepang
Foto: Aryo Bhawono
Sapporo -

Jepang selalu memiliki cara untuk menggaet minat turis. Di Hokkaido, kini turis bisa mengikuti kegiatan menantang dinginnya cuaca dan mendapatkan sertifikat.

Hokkaido menjadi salah satu daerah wisata favorit di Jepang. Pulau yang mengedepankan wisata ski untuk menarik turis dan memiliki cuaca yang amat dingin itu menawarkan atraksi baru untuk turis.

Dikutip detikcom dari media Asahi, Kamis (6/2/2020), Asosiasi Wisata dan Konvensi Asahika menawarkan sertifikat unik kepada traveler sejak Desember 2019. Sertifikat itu merupakan bukti bahwa seorang turis telah berhasil untuk menantang suhu terdingin di Hokkaido.

Mereka terinspirasi dari respons berbeda warga dan turis asing dalam menghadapi suhu rendah.

Ya, bagi warga lokal, suhu rendah di Hokkaido, sangatlah mengganggu aktivitas. Sebaliknya, turis yang datang ke Hokkaido justru bisa menikmati salju dan suhu rendah di sana.

Suhu terdingin yang pernah dicatat oleh Hokkaido terjadi di tahun 1902 dengan minus 41 derajat celcius. Suhu ini terekam dalam arsip Badan Meteorologi Jepang.

"Kami ingin turis pulang membawa kenangan saat musim dingin. Jika turis kembali ke sini dalam waktu setengah tahun, mereka akan dapat menikmati pemandangan, makanan dan peristiwa yang berbeda dari hari ini," ujar salah satu pejabat asosiasi.

Sertifikat tersebut sih tak gratis. Traveler harus membayar uang sebesar Yen 200 atau sekitar Rp 25 ribu. Sertifikat itu seukuran kartu pos dan bisa didapatkan di Pusat Informasi Pariwisata dan Prosuk Asahikawa, di dalam stasiun JR Asahikawa.

Nantinya suhu terendah pada hari kunjungan akan dicap di bagian depan sertifikat. Sedangkan bagian belakangnya ada gambar soba mekar, salah satu atraksi wajib di Asahikawa.



Simak Video "Jepang Cabut Status Keadaan Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA