Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 12 Feb 2020 13:11 WIB

TRAVEL NEWS

Susah Betul Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Bebas Visa Australia

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Pemandangan Sydney Opera House Dari Berbagai Arah.
Foto: Sydney Opera House (Fitraya/detikTravel)
Jakarta -

Turis Australia mendapat kemudahan bebas visa ke Indonesia. Tapi sebaliknya, Indonesia belum ada di dalam daftar 35 negara bebas visa ke Australia.

Selama ini, Indonesia memberlakukan Visa On Arrival (VOA) bagi turis asal Australia. Visa jenis ini berlaku tujuh sampai 30 hari terhitung dari saat kedatangan.

Untuk visa dengan masa berlaku tujuh hari, turis Australia akan dikenakan biaya sebesar USD 10 (Rp 140 ribu). Sementara itu, untuk visa selama 30 hari, harganya USD 25 (sekitar Rp 240 ribu).

Itu artinya, turis Australia yang mau liburan ke Indonesia cukup datang hanya dengan membawa paspor saja. Mereka bisa dengan mudah mengurus VOA di bandara kedatangan.

Tapi sebaliknya, Indonesia belum termasuk dalam daftar 35 negara yang bebas visa ke Australia. Turis Indonesia yang ingin mengunjungi Australia harus melamar visa terlebih dahulu, dengan mengisi puluhan lembar dokumen, termasuk uji karakter yang antara lain menanyakan apakah pemohon pernah terlibat genosida dan kejahatan seksual atau tidak.

Dirangkum detikTravel, Selasa (11/2/2020), hal inilah yang dikeluhkan oleh Presiden Jokowi. Presiden RI Joko Widodo merasa hal itu sebagai 'tidak fair'.

"Visa On Arrival seharusnya berlaku timbal-balik dan adil," kata Jokowi seperti disampaikan kepada media The Australian.

Usai pembicaraan bilateral dengan Presiden Jokowi di gedung Parlemen Australia, PM Scott Morrison pun melontarkan janji terkait hal ini.

"Hari ini kami sepakat untuk memasukkan elemen baru sebagai bagian dari implementasi (IA-CEPA)," ujar PM Morrison.

"Kami cukup lega karena Mendagri Australia bersama mitranya di Indonesia akan menindaklanjuti bagaimana cara menyederhanakan dan menyelaraskan isu entry ke Australia (bagi turis Indonesia)," imbuhnya.


Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jumlah turis Australia yang berkunjung ke Bali mencapai 1.062.039 orang pada 2017. Jumlah ini meningkat jadi 1.169.215 orang pada tahun 2018.

Sebaliknya, data tahun 2019 menunjukkan jumlah turis Indonesia yang bepergian ke luar negeri mencapai 9,1 juta orang, tapi hanya 1,7 persen saja yang berkunjung ke Australia.



Simak Video "Traveler! Biaya Pembuatan Visa Schengen Naik Tahun Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA