Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 27 Feb 2020 19:30 WIB

TRAVEL NEWS

Umrah Disetop, Agen Travel Tunggu Keputusan Pemerintah Indonesia

Putu Intan
detikTravel
Suasana ibadah di bulan puasa di kota Madinah. Getty Images.
Suasana Masjidil Haram Foto: Istimewa/Getty Images
Jakarta -

Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan sementara masuknya jemaah umrah, termasuk dari Indonesia, guna meminimalisir penyebaran Corona.

Berkaitan dengan keputusan itu, beberapa agen travel yang sedang melaksanakan pameran di BRI Travel Europe 2020 mengungkapkan bahwa sejauh ini mereka belum mendapatkan informasi baik dari penyelenggara umrah maupun pemerintah.

"Masih belum ada konfirmasi dari Kementerian Agama sih karena kan baru diinformasikan dari Pemerintah Arab Saudi," kata travel consultant dari Dwidayatour, Zaman.



Senada dengan Zaman, travel consultant dari Antavaya, Risma juga menunggu informasi dari maskapai yang menyediakan fasilitas penerbangan untuk jemaah umrah.

"Travel agent itu ngikutin ketentuan sesuai dari airlinesnya. Selama airlines belum ada info travel warning gitu kita belum bisa info apa-apa ke tamu. Kita nggak bisa memutuskan bisa refund atau tidak karena semua balik lagi ke airlines. Lagian kalau nggak salah dari Garuda juga lagi nunggu info dari pemerintah," kata Risma.

Kendati demikian baik Dwidayatour maupun Antavaya menyatakan bahwa agen travel akan mematuhi keputusan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama bila nantinya seluruh uang jemaah harus dikembalikan atau ada proses reschedule.

"Kalau sudah ada (keputusan pemerintah) biasanya tinggal ngikutin aja. Biasanya sih refund bisa full kalau karena virus Corona seperti itu, cuma (sampai sekarang) belum ada info apa-apa," ujar Risma.



"Kami akan bantu untuk proses refund atau reschedule karena kami nggak bisa maksain. Kalau visanya sudah pasti ditolak semua, ya nggak mungkin bisa jalan (umrah) juga," imbuh Zaman.

Dalam pemberitaan sebelumnya, keputusan menyetop umrah ini menurut Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umroh dan Haji, Syam Resfiadi berpotensi merugikan biro travel hingga Rp 1 triliun. Kerugian ini hanya untuk hitungan 2 minggu dimana semakin lama umrah disetop, semakin besar kerugiannya.



Simak Video "Umrah Disetop Sementara, Permohonan Paspor di Parepare Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA