Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 29 Feb 2020 18:45 WIB

TRAVEL NEWS

Virus Corona Meluas, Kru Bandara di AS Tuntut Perlindungan Ekstra

Femi Diah
detikTravel
NEWARK, NJ - JULY 08:  A ticket agent works with a traveler at the United Airlines terminal at Newark Liberty Airport on July 8, 2015 in Newark, New Jersey. A computer system glitch caused thousands of United Airlines flights throughout major airports to be grounded Wednesday morning. The issue was resolved by late morning with some ripple delays still being felt at airports throughout the country.  (Photo by Spencer Platt/Getty Images)
Ilustrasi Bandara Newark (Getty Images/Spencer Platt)
Newark -

Makin meluasnya penyebaran virus Corona membuat kru bandara di sejumlah kota Amerika Serikat (AS) waswas. Mereka menuntut perlindungan ekstra dari manajemen.

Yvette Stephen harus bekerja di Bandara Internasional Newark Liberty di Newark, New Jersey pada Selasa (25/2/2020) sebagai petugas keamanan. Kali ini, dia membawa 'bekal' yang berbeda. Stephen menenteng selusin masker. Bukan cuma untuk dirinya, namun dia membagikan kepada teman-temannya yang bekerja di bandara itu.

Tugas yang biasa mereka lakukan itu menjadi tak biasa pada periode ini. Mereka berada di garda depan untuk memeriksa penumpang yang bisa saja membawa virus Corona.

Stpehen membeli masker itu di dekat Home Depot karena tak ada seorang kru pun yang memakai masker kendati harus hadap-hadapan langsung dengan penumpang yang baru mendarat. Selain itu, kru bandara harus bersinggungan dengan bagasi penumpang.

"Kami ada di garis depan tapi kami tak dibekali apa-apa. Saya membawa masker dan sarung tangan sendiri," ujar Stephens seperti dikutip USA Today.

Ya, sejak virus Corona muncul dari China dan meluas ke negara-negara Asia kemudian ke Eropa, dan Timur Tengah serta Amerika Utara, Service Employees International Union, yang menyediakan lebih dari 10.000 pekerja di Bandara Newark, Kennedy, dan La Guardia menyebut tak ada pelatihan dan kostum yang tepat untuk mengurangi risiko penularan infeksi virus Corona.

Itu termasuk kru yang bertanggung jawab mengurusi bagasi, petugas yang membantu mendorong kursi roda, dan petugas kebersihan di bandara atau pun pesawat.

"Kami memiliki petugas kebersihan kabin yang kontak dengan darah muntahan, kotoran, segala jenis cairan, tapi tak ada pelatihan hingga saat ini," kata Kevin Brown, direktur 32BJ SEIU New Jersey.

"Kamis udah memintanya dan belum ada langkah apapun," dia menambahkan.

Juru bicara United Airlines, sebagai maskapai terbesar di Newark, Rachael Rivas, perusahaan mengikuti rekomendasi Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit untuk merespons virus Corona. Tapi, dia tak bersedia merincinya.



Simak Video "Kasus Corona di India Nyaris Sentuh Angka 30 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA