Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Mar 2020 08:51 WIB

TRAVEL NEWS

Tips Aman Berwisata Tubing di Musim Penghujan

Eko Susanto
detikTravel
Wisata tubing Magelang
Agar wisata tubing tetap aman, apa saja tips nya? (Eko Susanto/detikTravel)
Magelang -

Wisata tubing menjadi salah satu yang favorit di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, beragam. Berikut tips aman berwisata tubing di saat musim hujan.

Salah satu pengelola Tubing SWAD (Senden Water Adventure), Aswan Susanto (54 tahun), mengatakan, berwisata di Tubing SWAD ini aman kendati di musim hujan. Aktivitas tubing biasanya dilakukan berkelompok dengan minimal delapan orang, namun demikian jika ada satu keluarga terdiri lima orang datang tetap dilayani.

Pria yang biasa disapa Ndung tersebut menambahkan pemesanan dari sekolah minimal 30 orang. Berkaca yang sudah-sudah, wisatawan terbanyak dari Jawa Timur dan Jakarta.



"Dari start sampai finis sekitar 1,5 sampai 2 km dengan durasi waktu 1,5 jam sampai 2 jam," kata Aswan saat ditemui di Basecamp Tubing SWAD Jalan Senden, Ngabean No 10, Desa Senden, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang beberapa waktu lalu.

Lokasi tubing yang digunakan tersebut di Sungai Mangu. Sungai ini spesial karena airnya jernih, memiliki medan menantang, dan rute paling jauh. Selain itu, lokasinya masih alami, kemudian air jernih dan banyak pepohonan di kanan maupun kiri jalur lokasi tubing.

Wisata tubing bisa tetap aman dilakukan di musim penghujanWisata tubing bisa tetap aman dilakukan di musim penghujan (Eko Susanto/detikTravel)

"Kami melakukan penjagaan secara ketat terlebih di 500 meter jelang finis," ujar pria yang mengelola wisata tubing selama selama tiga tahun itu.

Traveler umum hanya perlu merogoh kocek Rp 35.000 dan berhak mendapatkan dengan fasilitas mendapatkan teh manis dan kamar mandi. Kemudian, untuk fasilitas komplit dengan mendapatkan makan per orang berkisar Rp 50.000 sampai Rp 60.000.

Kemudian untuk wisata tubing ini saat musim penghujan seperti sekarang ini justru lebih ramai. Sedangkan saat musim kemarau tidak begitu ramai. Sebelum memulai tubing peserta terlebih dahulu akan dibriefing.

"Di sini sudah berjalan tiga tahun aman. Ada asuransi, izin resmi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Magelang. Jarak 3 km sebelum start ada guide yang bertugas memantau debit air," tuturnya.

Salah satu guide, Andi Indriyatmoko, mengatakan, sebelum memulai tubing, peserta mendapatkan perlengkapan meliputi helm dan rompi pelampung air. Kemudian, sebelum memulai tubing semua peserta mendapatkan briefing.

"Dalam briefing tersebut, kami sampaikan bagi peserta yang mempunyai riwayat penyakit jantung, epilepsi dan habis operasi karena patah tulang tidak boleh. Kami melakukan penjagaan ekstra ketat di sepanjang rute tubing," ujar dia.

Sungai Mangu biasa digunakan untuk tubing.  Sungai Mangu biasa digunakan untuk tubing. Foto: Eko Susanto/detikTravel

Selain itu, katanya, peserta diharapkan untuk mengikuti instruksi yang disampaikan guide. Termasuk saat di rute tersebut, baik lokasi yang boleh untuk bermain maupun larangan bermain saat tubing.

"Kami memantau debit air dari lokasi sebelum star. Dengan memperhatikan bebatuan, jika ada bebatuan yang semula kering terus tertutup air ada kenaikan debit air. Nanti pantauan langsung disampaikan kepada guide melalui HT maupun HP. Guide akan menyampaikan kepada semua peserta," tuturnya.



Simak Video "SvargaBumi Borobudur, Wisata Magelang yang Gandeng Petani Lokal"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA