Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Mar 2020 13:46 WIB

TRAVEL NEWS

Indonesia 'Bakar' Miliaran Buat Influencer, Arab Saudi Lebih Dulu

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Turis di Arab Saudi
Ilustrasi wisata di Arab Saudi (iStock)
Jakarta -

Pemerintah menganggarkan dana Rp 72 miliar di sektor pariwisata untuk menggaet influencer asing. Arab Saudi malah sudah melakukannya lebih dulu.

Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah menyediakan dana Rp 10,3 triliun untuk insentif di tengah merebaknya virus Corona. Khusus di sektor pariwisata, pemerintah menganggarkan Rp 298,5 miliar.

Rincian di bidang wisata itu, insentif untuk maskapai dan travel agent sebesar Rp 98,5 miliar, anggaran promosi wisata Rp 103 miliar, kegiatan pariwisata Rp 25 miliar, dan influencer Rp 72 miliar.

Tentunya, langkah di atas merupakan strategi untuk menarik wisatawan asing untuk liburan ke Indonesia di tengah kasus virus Corona dimana sudah ada 2 orang WNI yang terkena virus Corona.

Namun, jumlah uang puluhan miliar yang digelontorkan Pemerintah RI untuk menggaet influencer asing memang bukan jumlah sedikit. Hanya saja, Indonesia bukanlah satu-satunya yang melakukan itu.

Tahun lalu, Pemerintah Arab Saudi mulai mengeluarkan turis dan membuka negerinya di bawah bendera pariwisata. Dengan tagar Visit Saudi, Arab Saudi diketahui juga menggelontorkan dana miliaran dolar untuk mengundang influencer asing.

Walau tak disebutkan kisaran nilainya, tapi seorang influencer di Uni Emirat Arab (UEA) dibayar sekitar USD 1.000-5.000 (Rp 14-71 juta) untuk setiap unggahannya seperti diberitakan situs Gulf News, Senin (2/3/2020).

Berkaca dari data itu, tentu ada biaya tak murah untuk membayar influencer asing untuk mempromosikan pariwisata suatu negara. Hanya bagi Arab Saudi, itu adalah harga yang pantas untuk mengenalkan negerinya via media sosial.

Indonesia 'Bakar' Miliaran Buat Influencer, Arab Saudi Lebih DuluInfluencer asing yang promosi wisata Arab Saudi (istimewa)

Arab Saudi pun menggandeng sejumlah pihak untuk mengundang para influencer tersebut, salah satunya adalah Gateway KSA. Diungkapkan oleh pendiri Gateway KSA dan CEO, Nelleke Van Zandvoort Quispel, bahwa mereka menyeleksi dan membayar penuh para influencer asing ternama untuk mempromosikan Arab Saudi.

"Para influencer memberi exposure pada Arab Saudi ke publik luas sekaligus menampilkan keindahan dari negara tersebut," ujar Nelleke pada media Insider.

Tentu sudah jadi rahasia umum, bahwa para infuencer itu dibayar penuh dan ditanggung semua pengeluarannya saat menjelajahi itinerary yang telah disusun sedemikian rupa. Hal itu diungkapkan Gary Arndt, seorang fotografer travel ternama yang diundang Arab Saudi saat gelaran event Formula E di sana.

"Kami mendapat transportasi, penginapan dan makanan gratis. Kami mendapat akses VIP di tenda besar di track Formula-E. Saya bahkan bertemu dengan sejumlah pangeran. Mereka membuang banyak uang untuk ini," ujar Gary.

Selain dibayari untuk menjelajahi Arab Saudi, para influencer itu juga difasilitasi untuk menghadiri sejumlah event dan festival Arab Saudi seperti Festival musim dingin Tantora dan Neom Extreme Sport tahun lalu.



Simak Video "Arab Saudi Setop Umroh, MPR: Takutnya Sampai Musim Haji"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA