Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 03 Mar 2020 16:46 WIB

TRAVEL NEWS

'Wuhan Shake', Begini Cara Baru Masyarakat China Bersalaman

Wabah virus corona telah melanda ke sejumlah negara di dunia usai pertama kali diidentifikasi di Wuhan. Yuk, lihat aktivitas warga di tengah wabah virus corona
Foto:Ilustrasi masyarakat China (Getty Images)
Wuhan -

Jika bersalaman memicu penularan wabah virus corona, masyarakat Wuhan memiliki solusi. Salaman ala orang Wuhan itu dinamakan 'Wuhan Shake', seperti apa cara mereka bersalaman?

Dilansir dari Fox News, para penduduk China memiliki cara baru untuk menyapa orang-orang di sekitarnya tanpa menyentuh tangan untuk terhindar dari virus Corona. Mereka menyebutnya dengan 'Wuhan Shake' karena virus Corona pertama kali teridentifikasi dari kota Wuhan.

Sebuah video dibagikan melalui twitter oleh akun @V-actually, namun tidak diketahui secara jelas apakah akun ini adalah sumber asli yang membagikan video. Rekaman ini menunjukkan para penduduk China yang memakai masker dan topi yang bertemu dengan sesama. Salah satu orang turun dari mobil dan menolak berjabat tangan, lucunya, para penduduk ini menyentuh kaki kanan dan kiri mereka dengan kompak.



"Orang-orang di China menemukan cara lain untuk menyapa karena tidak bisa berjabat tangan," tulisnya.

"Wuhan Shake, saya suka bagaimana orang bisa beradaptasi dan menjaga selera humor tentang situasi yang membuat stres," tambahnya.

Ribuan orang telah mengomentari aksi masyarakat China yang membuat humor di tengah kepanikan akan virus Corona. Komentar netizen pun bervariatif.

"Pastikan kamu juga mencuci kaki dan alas kakimu," kata akun bernama @Rod_Kendrick.

"Untuk saat ini, ini adalah cara terbaik," kata @VernKeith

China telah menutup salah satu rumah sakit yang menangani wabah virus Corona pada hari Senin lalu. Menurut laporan, kasus virus Corona COVID-19 telah menurun di negara ini, meskipun terus meningkat pada skala dunia.



Simak Video "Bukan Data Mentah, Investigasi Covid-19 Pakai Data dari China"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA