Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 08 Mar 2020 13:56 WIB

TRAVEL NEWS

BOB Gelar Balap Sepeda Tingkat Internasional

Rinto Heksantoro
detikTravel
Balap Sepeda
Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo -

Badan Otorita Borobudur menggelar balap sepeda tingkat internasional. Tujuannya untuk meningkatkan disiplin olah raga dan mendukung peningkatan jumlah wisatawan

Enduro merupakan salah satu jenis olahraga sepeda gunung yang melibas tanjakan maupun turunan yang menuntut level kebugaran yang tangguh. Ajang balap sepeda itu sendiri dikemas dalam satu acara 'INDUROCS 1st ROUND Yogyakarta 2020 Series'.

INDUROCS (Indonesia Enduro Championship) menggandeng mata rantai sebagai pihak penyelenggara. Event tersebut diharapkan akan menjadi ajang kompetisi yang bisa membawa para penghobi sepeda All Mountain mempunyai prestasi di Indonesia dengan jenjang prestasi di level Asia, selain menjadi kegiatan yang menyenangkan. Enduro memiliki satu tujuan, yaitu mengembangkan dan memajukan disiplin enduro untuk pesepeda, olahraga dan industri sepeda nya itu sendiri.

Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

"Badan Otorita Borobudur sebagai pendukung kegiatan ini juga memiliki tujuan mendukung peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Kawasan Otoritatif BOB dan sekitarnya. Event ini juga bertujuan untuk menguatkan branding BOB," kata Dirut BOB Indah Juanita saat ditemui detikcom di lokasi balap, Minggu (8/3/2020).

Dengan mendukung kegiatan ini, BOB berharap dapat mendukung pengembangan Sport Tourism di Kawasan Perbukitan Menoreh, meningkatkan hubungan BOB dengan stakeholders Nasional dan membuka peluang untuk memperluas jaringan kerjasama dengan sponsor-sponsor Internasional. Melalui kerjasama tersebut diharapkan agar Kawasan Otoritatif BOB dapat mencapai positioning sebagai salah satu venue pilihan para komunitas penggemar kegiatan outdoor nasional dan Internasional untuk menyelenggarakan event.

"Dipilihnya Pinus Bike Park di Kawasan Borobudur Highland ini tidak lepas juga dari keindahan alam, kesejukan alam yang masih alami, kontur tanah yang sangat cocok untuk Olahraga Ekstrim Enduro ini. Terdapat banyak rintangan baik alami maupun buatan yang menjadi tantangan tersendiri bagi para Atlet Pesepeda dan juga menjadi hal unik dari Kawasan Borobudur Highland ini. Treknya juga sudah standar internasional dan sudah bersertifikasi Indonesian Cycling Federation (ICF)," lanjutnya.

Event INDUROCS diselenggarakan dari tanggal 7-8 Maret 2020 bertempat di area Glamping Deloano, Desa Sedayu, Kecamatan Loano Purworejo dan sekitarnya. Diikuti oleh kurang lebih 300 peserta, race dilakukan dengan multi Special Stage (SS). Diawali dengan sesi kualifikasi pada hari Sabtu (7/3) kemarin dan Final Race pada Minggu tanggal (08/03/2020) hari ini.

Terdapat 3 Leasong Stage (LS) dan 3 Special Stage (SS) yang wajib dilalui oleh semua Atlit. LS dan SS mempunyai karakteristik tersendiri dan jarak yang berbeda beda mulai dari 200 meter hingga 3,2 km dengan 9 kelas yang diperbutkan.

Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

"Pemenang dalam race ini ditentukan berdasarkan waktu tercepat dari akumulasi perhitungan waktu di setiap Special Stage (SS). Mekanisme dalam penentuan pemenang dihitung menggunakan Timing System Sportident yaitu Sistem Race Elektronik yang di rekomendasikan oleh Enduro World Series (EWS) dengan diakomodir oleh ID Timing Indo," jelasnya.

Event Indurocs ini berada di dalam naungan UCI (United Cycliste Internationale) yang bermarkas di Prancis dan ICF (Indonesian Cycling Federation) yang merupakan rumah bagi para penggiat sepeda sport di Indonesia.

"Dengan adanya ajang bergengsi ini dan dukungan dari Badan Otorita Borobudur diharapkan pariwisata di Kawasan perbukitan menoreh menjadi lebih menggeliat dan mampu menciptakan ekosistem baru terutama Sport Tourism," tandasnya.

Tak hanya diikuti pembalap dari Indonesia, pembalap dari Malaysia dan Perancis pun ikut ambil bagian dalam ajang tersebut. Salah satu pembalap, Romain Huet (36) asal Perancis merasa senang bisa berpartisipasi dalam balap tersebut.

"De loano sejuk sekali, traknya bagus tempatnya bagus, tapi sayang jauh dari kota. Unyuk balap ini saya ikut kelas Men Master A. Sejak kecil memang sudah senang bersepeda tapi baru 2 tahun ikut balap sepeda," ucapnya.



Simak Video "Lomba Balap Sepeda Mini, Pamekasan"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA