Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 16 Mar 2020 14:16 WIB

TRAVEL NEWS

Ikuti Langkah Anies, Banda Aceh Tutup Objek Wisata

Agus Setyadi
detikTravel
Tidak lengkap rasanya kalau berkunjung ke Aceh tanpa mengunjungi Museum Tsunami di Banda Aceh, di museum ini pengunjung disuguhkan dengan berbagai foto, diorama serta oudio visual tentang tsunami yang melanda Aceh tahun 2004. file/detikfoto
Ilustrasi Museum Tsunami di Banda Aceh (Dikhy Sasra/detikcom)
Banda Aceh -

Mengikuti kebijakan Pemprov DKI Jakarta, Banda Aceh memutuskan menutup sejumlah objek wisata di Kota Gemilang untuk mencegah penyebaran virus Corona. Penutupan tersebut berlaku mulai hari ini.

Sejumlah objek wisata yang ditutup di antaranya yaitu Museum Tsunami, boat di atas rumah di Lampulo dan PLTD Apung. Selain itu, kawasan wisata bahari serta taman-taman wisata di ibu kota Provinsi Aceh ikut ditutup.

"Sebagai upaya meminimalisir penyebaran wabah virus Corona atau Convid 19, untuk sementara waktu Pemko Banda Aceh melalui Dinas Pariwisata akan menutup sejumlah tempat aktivitas keramaian, tempat hiburan, dan objek/destinasi wisata," kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam keterangannya, Senin (16/3/2020).

Selain itu, Aminullah juga menginstruksikan pejabat di Pemko untuk menunda seluruh kegiatan yang melibatkan banyak ASN dan masyarakat. Pemko juga sudah meliburkan sekolah mulai dari tingkat Paud hingga SMP/sederajat. Sementara untuk SMA/sederajat, wewenangnya ada di provinsi.

"Ini semua merupakan ikhtiar kita agar terhindar dari penyebaran virus Corona atau Covid-19. Selebihnya kita serahkan kepada Allah SWT. Mari kita perbanyak zikir dan doa agar kota kita tercinta dijauhkan dari segala mara bahaya," jelas Aminullah.

Aminullah menyebutkan, ada sejumlah kebijakan yang diambil untuk mencegah penyebaran pandemi Corona. Untuk ASN, penggunaan absensi elektronik (finger print) juga dihentikan dan diganti sementara waktu dengan absensi manual.

Wali kota juga meminta penugasan ASN ke luar negeri, luar daerah dan dalam daerah ditunda. "Sementara ASN di bidang pelayanan publik agar memaksimalkan penggunaan alat perlindungan atau pencegahan virus Corona," ujarnya.

Sementara untuk setiap ASN yang sakit demam, flu, dan batuk agar segera memeriksakan diri ke unit kesehatan terdekat. "Jika perlu sampaikan permohonan cuti sakit kepada atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutupnya.



Simak Video "Goweser Perempuan di Aceh Berbaju Ketat Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA