Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Mar 2020 14:17 WIB

TRAVEL NEWS

PT KAI Pelan-Pelan Pangkas Perjalanan untuk Redam Corona

Femi Diah
detikTravel
Kereta api
Foto: Rinto Heksantoro/detikTravel
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengurangi jumlah perjalanan kereta api hingga 19,4 persen. Itu untuk mengurangi mobilitas masyarakat demi menekan penyebaran virus Corona.

"KAI mengurangi perjalanan sebanyak 103 perjalanan KA per hari mulai 2 April 2020, sehingga jumlah perjalanan KA per harinya turun dari 532 KA per hari menjadi 429 KA per hari," ujar VP Public Relations KAI Yuskal Setiawan, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (25/3/2020).

Yuskal menjelaskan pengurangan jumlah perjalanan KA ini dilakukan bertahap. Yakni, mulai 21 Maret 2020 (Tahap 1), 26 Maret 2020 (Tahap 2), dan 1 April 2020 (Tahap 3).

Adapun rincian KA yang dibatalkan sampai dengan tahap 3 adalah 72 KA Jarak Jauh dan 31 KA Lokal atau total 103 perjalanan KA. Sehingga, jumlah perjalanan KA mulai 2 April 2020 tersisa 429 KA dengan rincian 182 KA Jarak Jauh dan 247 KA Lokal per harinya.

"Jadwal yang kami batalkan adalah KA yang memiliki jadwal atau KA alternatif sehingga penumpang memiliki pilihan jadwal keberangkatan lain jika tetap memutuskan untuk berangkat," Yuskal menambahkan.

Yuskal menyebut KAI akan menghubungi penumpang melalui Contact Center KAI 121 terkait informasi pembatalan dan pengalihan jadwal perjalanannya.

PT KAI tak akan memungut biaya tambahan kepada penumpang yang mendapatkan pergantian kelas yang sama atau di atasnya atau perpindahan kereta. Sebaliknya, jika dialihkan lalu mendapat kelas yang lebih renda, maka KAI akan memberikan bea pengembalian di stasiun kedatangan, dengan batas waktu pengembalian tiga hari dari tanggal yang tertera di tiket.

"Namun jika penumpang tidak berkenan dialihkan perjalanannya ke KA lain dan memilih untuk membatalkan perjalanan KA, maka kami akan mengembalikan bea secara penuh 100% di luar bea pesan secara tunai. Pembatalan tiket dapat dilakukan di stasiun keberangkatan atau stasiun lain," Yuskal menambahkan.

Yuskal menambahkan penumpang dapat menghubungi Contact Center 121 melalui telepon ke 021-121, email cs@kai.id atau sosial media @KAI121 untuk mendapatkan info lebih lanjut terkait perjalanannya.

"Semoga kebijakan ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, agar penyebaran virus corona melalui kereta api dapat dicegah," ujar Yuskal.

Saat ini, kasus positif virus Corona di Indonesia telah mencapai 686 dengan 55 di antaranya meninggal dunia dan 30 sembuh.



Simak Video "KAI Sosialisasikan Pencegahan Penyebaran Corona di Stasiun Senen"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA