Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Mar 2020 05:05 WIB

TRAVEL NEWS

Tempat Terpencil Jadi Incaran Orang-orang yang Lari dari Corona

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Fort William, Skotlandia
Fort William di Skotlandia dipenuhi pendatang karena Corona (Foto: Jeff J Mitchell/Getty Images/CNN)
Jakarta -

Tak sedikit orang yang panik dan takut karena virus Corona. Tapi, aksi untuk mencari tempat aman dan terpencil malah memantik masalah lain.

Diberitakan CNN, mereka yang lari ke tempat terpencil mengalami penolakan dari warga lokal. Situasi ini terjadi di wilayah Highlands, Skotlandia, daerah pegunungan, salah satu tempat wisata paling indah di Inggris Raya.

Pemerintah setempat memang mengimbau penduduk agar tak menerima pendatang. Bahkan, penolakan tersebut juga berlaku bagi mereka yang tinggal di dalam mobil karavan.

Ada 416 kasus Corona di Skotlandia. Delapan kasus di antaranya ada di Highlands, dan wilayah itu berharap tak ada penambahan.

Pulau-pulau kecil di Skotlandia sangat khawatir tentang dampak virus Corona akan menyebar di wilayahnya. Angus MacNeil, seorang politisi yang tinggal di Pulau Barra di lepas pantai barat Skotlandia, mengunggah foto balai Desa Castlebay sudah dilengkapi tempat tidur rumah sakit tapi tanpa ada alat bantu pernapasan di sana.

Barra dan dan Pulau Vatersay mulai menutup diri bagi pendatang. Ya, mereka menjaga wilayahnya terbebas dari Corona.

Menteri Ekonomi dan Pariwisata Pedesaan Skotlandia, Fergus Ewing, juga menyerukan para pendatang untuk segera kembali ke rumahnya. Kunjungan itu harus dihentikan karena dapat membahayakan penduduk lainnya.

Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon mengumumkan bahwa penyeberangan feri ke Skotlandia hanya untuk perjalanan penting. Penyedia kapal feri, Caledonian MacBrayne, mengunggah pernyataan bahwa mulai hari ini kapal itu hanya untuk warga pulau.

Sedang di Norwegia, orang-orang juga didesak agar menjauh dari vila pedesaan atau rumah kedua mereka dengan alasan yang sama. Masalahnya adalah jika ada yang terinfeksi di pedesaan atau tempat terpencil itu maka sulit diobati karena keterbatasan alat medis hingga bahan makanan.



Simak Video "Update! Positif Corona di Indonesia Jadi 96 Kasus"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA