Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Apr 2020 19:45 WIB

TRAVEL NEWS

Tarian Perpisahan Pramugari Virgin Australia di Penerbangan Terakhir

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Tarian Pramugari
Foto: (Virgin Australia/twitter)
Jakarta -

Beberapa maskapai telah mengandangkan pesawatnya, tak terkecuali Virgin Australia. Saat penerbangan terakhir, para pramugari dengan kompak menari bersama.

Seperti dilansir Travel+Leisure, Jumat (3/4/2020), puluhan pramugari maskapai Virgin Australia berusaha memanfaatkan momen penerbangan terakhir mereka dengan menari bersama di Bandara Internasional Brisbane, Australia. Maskapai penerbangan Virgin Australia telah menangguhkan semua penerbangan internasional mereka hingga 14 Juni 2020.

Dalam video, terdapat tarian koreografi awak kabin yang berseragam dan melambaikan tangan ke pesawat, sementara pesawat tengah bersiap meninggalkan landasan. Sedangkan di dalam terminal, awak-awak kabin juga dengan kompak menari dan berputar-putar dengan gembira.

Tarian-tarian yang dilakukan lengkap dengan gerakan tangan pramugari yang biasanya dilakukan untuk menunjukkan penumpang ke pintu darurat.

Rekaman ini sejenak menghibur masyarakat di tengah virus Corona yang telah membuat banyak perubahan. Pesawat dikandangkan, pramugari dan pilot tak bekerja untuk sementara waktu. Sebuah fenomena yang tak pernah terjadi.

"Brisbane Internasional! Betapa luar biasa pengiriman ke keberangkatan internasional terakhir kami (untuk sementara waktu)," tulis maskapai dalam sebuah tweet,"




Dalam sebuah pernyataan, seperti maskapai lainnya, Virgin Australia memutuskan untuk menangguhkan penerbangan internasional. Tujuannya adalah sebagai tanggapan atas pembatasan perjalanan pemerintah yang diperluas dan peningkatan dampak dari COVID-19 dalam permintaan perjalanan.

"Kami telah memasuki masa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam industri penerbangan global, yang mengharuskan kami untuk mengambil tindakan signifikan untuk mengelola bisnis kami secara bertanggung jawab,sambil menyeimbangkan permintaan wisatawan dan mendukung kesejahteraan warga Australia," kata CEO dan Direktur Pelaksana Perusahaan, Paul Scurrah.

Paul juga mengumumkan penangguhan layanan selama dua setengah bulan dalam penerbangan internasional. Sedangkan untuk domestik masih berjalan walaupun kapasitasnya dikurangi.

"Kami telah merespon dengan membuat keputusan sulit yang meliputi pengurangan kapasitas domestik kami dan menghentikan sementara penerbangan Internasional untuk jangka waktu dua bulan.

Lebih dari 4.000 kasus COVID-19 telah ditemukan di Australia. Kita semua berharap, semoga wabah virus Corona cepat berakhir.



Simak Video "Siwi Dicecar 42 Pertanyaan Soal Kasus 'Gundik' Dirut Garuda"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA