Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Apr 2020 19:12 WIB

TRAVEL NEWS

Jadi Tempat Inap Tenaga Medis, Ini Komentar Staf Hotel

Putu Intan
detikTravel
Wishnutama tinjau kesiapan Swiss-BelHotel sebagai hotel untuk tenaga medis.
Foto: dok. Kemenparekraf
Jakarta -

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menggaet hotel untuk menampung tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan Corona. Hotel berikutnya yang ditunjuk adalah Swiss-Belhotel Pondok Indah.

Swiss-Belhotel akan digunakan sebagai akomodasi tenaga medis dari Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan COVID-19. Hotel ini telah menyiapkan 80 kamar yang dapat menampung 150 tenaga medis. Setiap kamar difasilitasi dengan makanan, laundry pakaian, dan kebutuhan lainnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama bersama para stafnya meninjau kesiapan hotel tersebut pada Kamis (2/4). Dalam kesempatan itu ia mengapresiasi pihak hotel yang mau berkontribusi untuk memerangi Corona.

"Saya tentunya sangat mengapresiasi dukungan dari industri. Dan melihat langsung semangat serta dukungan dari staf dan seluruh pekerja hotel. Saya mengucapkan terima kasih," kata Wishnutama sebagaimana dituliskan dalam rilis yang diterima detikcom.

Selain itu, Wishnutama juga mengharapkan pihak hotel dapat memberikan pelayanan sesuai dengan prosedur kesehatan.

"Dengan demikian akan memberikan rasa nyaman dan aman tidak hanya bagi tenaga medis, tapi juga para staf dan karyawan hotel," ujar Wishnutama.

Menanggapi hal tersebut, pihak Swiss-BelHotel mengaku akan memberikan pelayanan terbaik untuk para tenaga medis.

"Kami tentunya merasa bangga karena bisa ikut berkontribusi dengan menyiapkan akomodasi bagi para tenaga medis. Dimana dalam melayani mereka, kami memberikan yang terbaik dengan tetap memperhatikan SOP (Standard Operational Procedure) kesehatan," kata Assistant Regional Director-Sales and Marketing Swiss-Belhotel Billy Tjandra.

Wishnutama tinjau kesiapan Swiss-BelHotel sebagai hotel untuk tenaga medis.Wishnutama tinjau kesiapan Swiss-BelHotel sebagai hotel untuk tenaga medis. (Foto: dok. Kemenparekraf)

Para staf hotel juga mengaku siap melayani tenaga medis. Bagi mereka, kerja sama antara pemerintah dan hotel ini seperti hubungan timbal balik, dimana mereka juga tetap bisa bekerja setelah sebelumnya Corona membuat bisnis hotel lesu.

"Dengan kehadiran tim medis menginap ini sangat berimbas, banyak teman-teman saya yang kerja di hotel sebagian sudah dirumahkan, tapi di sini kita masih bisa bekerja berjuang untuk anak istri dan keluarga di rumah. Mudah-mudahan cepat hilang virus Corona," kata salah satu staf housekeeping, Agustian.

Staf lainnya yaitu Dian Chairunnisa yang bekerja di bagian housekeeping laundry juga siap membantu mencuci pakaian tenaga medis.

"Mungkin dari pekerjaan saya ini terlihat kecil, hanya me-laundry pakaian dari paramedis tapi saya ikut merasa bangga bisa membantu mereka. Saya di sini bisa merasa bersama menjaga Indonesia,"katanya.

Kemudian dari segi makanan, Senior Chef Swiss-Belhotel Pondok Indah, Reuben juga mengatakan timnya siap bertanggung jawab menyiapkan menu makanan bagi para tenaga medis untuk tiga kali setiap harinya. Mereka akan menyiapkan menu makanan seimbang yang terdiri atas karbohidrat, protein, dan serat.

"Menu yang kita olah tentu berbeda, karena mereka (tenaga medis) harus memiliki imunitas yang baik dimana salah satunya ditunjang melalui makanan," ujar Reuben.

Dengan adanya kerja sama ini, kedua belah pihak berharap dapat membantu penanganan COVID-19. Hingga Kamis lalu tercatat ada 1.790 kasus positif dengan 170 orang meninggal dunia dan 112 sembuh di Indonesia.



Simak Video "10 Orang Tewas Akibat Hotel Karantina Corona di China Ambruk"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA