Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 13 Apr 2020 23:11 WIB

TRAVEL NEWS

Kisah Backpacker Lolos dari Predator Seksual Saat Lockdown

woman raised her hand for dissuade, campaign stop violence against women. Asian woman raised her hand for dissuade with copy space, black and white color
Foto: Ilustrasi pelecehan seksual (iStock)
Auckland -

Selandia Baru sedang dilockdown. Di tengah keadaan yang tak menentu, ada kisah tentang backpacker yang berhasil menyelamatkan diri dari buruan predator seksual.

Hannah Dircks, gadis berusia 18 tahun asal Jerman, sedang backpackeran di Selandia Baru sebelum negara tersebut mengumumkan lockdown untuk mencegah laju penyebaran wabah virus Corona di sana.

Rencananya, dia akan traveling menggunakan mobil campervan selama 6 bulan dengan menggunakan Working Holiday Visa. Namun gara-gara wabah Corona dan lockdown, Hannah terpaksa harus membatalkan rencana liburannya itu.


Dihimpun dari beberapa sumber, Senin (13/4/2020), Hannah pun berencana menjual mobilnya seharga AUD 7.000 (setara Rp 69 jutaan), kemudian uang penjualan mobil itu akan dipakai Hannah buat menyewa penginapan dan bertahan hidup selama masa lockdown.

Akhirnya, Hannah bertemu dengan pria berusia sekitar 30 tahunan yang bersedia mencarikan pembeli mobilnya. Hannah kemudian ditawari untuk menginap di rumahnya. Tapi dengan satu syarat, Hannah diminta berbohong dan mengaku sebagai pacar pria itu.


"Dia bilang, 'Saudara saya mungkin akan menganggap ini serius, jadi kamu harus bilang, kamu sedang berkencan denganku. Kalau kita mengaku berkencan, itu akan lebih personal," tiru Hannah.

Karena tidak punya pilihan dan terlanjur percaya dengan si pria ini, Hannah pun menurut saja. Malam itu, Hannah ditinggal berdua saja dengan si pria, sementara saudara laki-laki si pria pergi ke luar rumah. Saat itulah, pelecehan seksual itu terjadi.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
BERITA TERKAIT
BACA JUGA