Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 17 Apr 2020 09:21 WIB

TRAVEL NEWS

Suasana Terkini Candi Mendut Saat Pandemi Corona

Eko Susanto
detikTravel
Suasana Candi Mendut di tengah corona.
Candi Mendut di Magelang (Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Semenjak pandemi virus Corona, objek wisata Candi Mendut di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ditutup sementara. Para pedagang pun turut menutup kios dagangannya.

Berdasarkan pantauan detikcom, Jumat (17/4/2020), di pagar kompleks Candi Mendut terpasang spanduk yang intinya pembatasan kunjungan pada Candi Mendut untuk menekan penyebaran virus Corona (COVID-19). Pembatasan ini semula dilakukan sejak 16-30 Maret, kemudian diperpanjang lagi semenjak 30 Maret 2020 sampai waktu yang belum ditentukan.

Candi Mendut pun sepi sekali. Kios para pedagang maupun lapak ditutup.

Kemudian, ada beberapa pedagang yang datang untuk membersihkan maupun menyapu di sekitar kios dagangannya. Tak ada pengunjung satu pun.

Sebelum virus Corona meradang, Candi Mendut merupakan favorit turis mancanegara, hanya sedikit turis domestik yang melancong.

"Pengunjung sini (Candi Mendut) kebanyakan turis mancanegara, berbeda dengan Borobudur sana domestik. Turis domestik ada biasanya Sabtu dan Minggu," kata Wakil Ketua Paguyuban Pedagang Candi Mendut, Pujiyani, saat ditemui di Candi Mendut, Kamis (16/4/2020).

Suasana Candi Mendut di tengah corona.Suasana Candi Mendut di tengah corona (Eko Susanto/detikcom)

Pujiyani, yang berjualan suvenir berupa kaus, patung dan tas, bilang sejak Candi Mendut ditutup praktis kios dagangannya juga tutup. Dia hanya datang ke kios untuk bersih-bersih.

"Sekarang datang ke sini bersih-bersih atau nyapu. Kalau tamu (pengunjung) tidak ada," ujarnya.

Adapun biasanya sebelum ditutup karena corona ini, kata dia, rata-rata per bulan bisa mendapatkan Rp 1,5 juta. Untuk itu, semenjak ditutup praktis tidak ada pendapatan dari penjualan suvenir.

"Rata-rata per bulan diambil tengah-tengah ya Rp 1,5 juta. Harapan kami bisa segera pulih agar bisa berjualan kembali apalagi sebentar lagi mau Lebaran," ujar dia.

Menurutnya, pedagang yang tergabung dalam paguyuban di Candi Mendut totalnya ada 80 pedagang. Untuk itu, seluruh kios maupun lapak dagangan, termasuk juga para pengasong tidak berjualan karena ditutup sementara.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Sulistyawati. Ia yang datang ke kiosnya untuk sekadar bersih-bersih.

Pedagang sekitar candi pun ikut tutupPedagang sekitar candi pun ikut tutup (Eko Susanto/detikcom)

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, mengatakan pengunjung Candi Mendut sebanyak 80 persen turis sehingga memukul wisata Candi Mendut.

Menurut Iwan, penutupan sementara sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan. Jika nantinya situasinya sudah dinyatakan aman oleh pemerintah akan kembali dibuka.

"Sampai dengan dinyatakan aman oleh pemerintah," kata dia.



Simak Video "Mantra dan Doa Hari Raya Waisak Candi Borobudur Magelang"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
DRooftalk
×
Lebaran Dilarang Mudik
Lebaran Dilarang Mudik Selengkapnya