Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Mei 2020 18:31 WIB

TRAVEL NEWS

Studi Terbaru: Gunung Berapi Terbesar di Dunia Ditemukan di Hawaii

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Gunung terbesar
Foto: Gunung Puhahonu (AP)
Jakarta -

Sebuah kabar mengejutkan datang dari kepulauan Hawaii. Ilmuwan mengungkap penemuan terbaru terkait gunung berapi terbesar di dunia.

Dilansir CNN Travel, Selasa (26/5/2020) sebuah puncak tandus, sekitar 170 kaki atau sekitar 51,816 meter terlihat di atas permukaan laut. Gunung berapi bernama Puhahonu tak begitu terlihat, namun, para ilmuwan di Universitas Hawaii di Manoa membuktikan bahwa ternyata penampilan dapat menipu. Ternyata sebagian besar dari gunung terendam di dalam laut.

Sebuah studi terbaru diterbitkan dalam jurnal Earth and Planetary Science Letters mengungkapkan bahwa Puhahonu merupakan gunung berapi terbesar di dunia. Mengalahkan gelar gunung berapi terbesar yang sebelumnya dinobatkan kepada Maunia Loa.

Para ilmuwan telah meneliti ke dasar laut, mereka menemukan bahwa gunung berapi itu memiliki panjang sekitar 171 mil dengan lebar 56 mil. Berukuran dua kali lipat dari Maunia Loa.

"Puhahonu sangat besar," tulis penelitian itu. Saking besarnya gunung Puhahonu ini menyebabkan kerak bumi tenggelam.

"Ketika gunung berapi raksasa terbentuk, lava mengalir jauh dan membuat gunung berapi tenggelam," kata penulis utama studi, Michael Garcia kepada CNN.

Puhahonu terletak di sekitar 1000 km sebelah barat laut Honolulu. Nama gunung ini jika terjemahkan yaitu menjadi "Penyu yang muncul dari permukaan," di Hawaii. Puncak kecil di permukaan laut dikenal juga dengan sebutan "Gardner Pinnacles."

Seorang pemburu paus Amerika, Maro, pertama kali melihat gunung Puhahonu pada tahun 1820. Sedangkan awak kapal Rusia pertama kali mendarat di atasnya pada tahun 1828.

Sekarang, gunung berapi terbesar di dunia ini menjadi bagian dari Monumen Nasional Laut Papahanaumokuakea yang didirikan pada tahun 2006. Menurut Garcia, Puhahonu bukanlah hanya gunung berapi terbesar di dunia, tapi juga terpanas. Kedua hal itu sangat terkait.

"Volume dan suhu berjalan beriringan. Volume besar berasal dari magma yang panas. Kemungkinan meletus lebih besar jika (kondisi gunung) panas," kata Garcia.

Analisis batuan sampel gunung berapi digunakan untuk menentukan suhu magma. Dalam penelitian ini, panas dari suhu magma yaitu sekitar 1,700 derajat Celcius.

"Menemukan gunung berapi perisai terbesar di Bumi pada abad ke 21 adalah penemuan yang mengejutkan. Kita tahu lebih banyak tentang permukaan mars dari apa yang ada di bawah permukaan bumi," kata Garcia kepada CNN.

Pulau tempat gunung ini berada merupakan rumah dari satu spesies tanaman, klan laut. Namun merupakan habitat bagi berbagai macam ikan, karang dan serangga.



Simak Video "Detik-detik Air Canada Turbulensi, Sebabkan 37 Orang Terluka"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA