Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 02 Jun 2020 11:46 WIB

TRAVEL NEWS

Jokowi: Keputusan Pembukaan Masjid Istiqlal Ada di Imam Besar

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Presiden Jokowi mengecek persiapan new normal di stasiun MRT dan Summarecon Mall Bekasi
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Masjid Istiqlal rencananya akan dibuka pada awal Juli mendatang. Namun, Presiden Joko Widodo menyerahkan keputusan itu kepada Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar.

Saat melakukan peninjauan renovasi Masjid Istiqlal, Selasa (2/6/2020), Jokowi menuturkan bahwa progress renovasi Masjid Istiqlal berjalan sedikit terlambat karena pandemi virus Corona. Pada awal Juli 2020 renovasi diharapkan akan selesai.

"Sampai hari ini tadi sudah disampaikan sudah selesai kurang lebih 90 persen dan renovasi besar ini akan diselesaikan Insyaallah awal bulan Juli, memang agak mundur karena adanya pandemi COVID-19," kata Jokowi.

Namun keputusan untuk membuka kembali Masjid Istiqlal selesai renovasi ada di tangan Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar. Jokowi pun mengingatkan, jika nantinya masjid akan dibuka, protokol-protokol harus diterapkan agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman.

"Apakah setelah selesai renovasi akan dibuka? Belum kita putuskan tapi tadi saya sudah mendapatkan informasi dari Prof Nasaruddin, Bapak Imam Besar Masjid Istiqlal, bahwa direncanakan Masjid Istiqlal akan dibuka pada bulan Juli tapi keputusannnya nanti ada di Bapak Imam Besar Masjid Istiqlal," ujar Jokowi.

"Tentu saja juga mulai saat ini, tadi saya titip untuk disiapkan protokol-protokol kesehatan, sehingga pada saat nanti kita melaksanakan solat di Masjid Istiqlal ini semua nya aman dari COVID-19," tambah Jokowi.

Melihat jumlah kasus Corona masih belum stabil, Jokowi mengingatkan agar pembukaan tempat ibadah atau aktivitas ekonomi dilakukan dengan tahapan yang ketat. Hal ini dilakukan agar kasus virus Corona akan semakin pulih dan warga bisa beraktivitas seperti semula.

"Karena kita tahu bahwa penyebaran COVID-19 sampai saat ini di tanah air belum semua provinsi wilayah bisa kita kendalikan. Oleh sebab itu pembukaan, baik itu pembukaan untuk tempat ibadah,pembukaan untuk aktivitas ekonomi, pembukaan untuk sekolah semuanya melalui tahapan-tahapan yang ketat dengan melihat angka-angka kurva R0 dan Rt," kata Jokowi.

[Gambas:Video 20detik]



(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA