Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Jun 2020 14:44 WIB

TRAVEL NEWS

AirAsia Hapus Biaya Perubahan Jadwal Penerbangan

Putu Intan
detikTravel
AirAsia ikut meramaikan ajang International Paris Air Show 2019 di La Bourget, Paris, Prancis. Maskapai asal Malaysia ini pun memboyong para bidadarinya.
Maskapai AirAsia (Angga Aliya Firdaus/detikcom)
Jakarta -

Maskapai berbiaya rendah (low cost carrier/LCC) AirAsia mengumumkan akan menghapus biaya perubahan jadwal penerbangan untuk pemesanan mulai 3 Juli sampai 31 Oktober 2020.

Dilansir dari Malay Mail, Kamis (4/6/2020), kebijakan baru ini berlaku bila penumpang melakukan pemesanan online melalui situs airasia.com untuk penerbangan domestik di Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, dan India.

"Para tamu dapat melakukan perubahan tanggal penerbangan dalam jumlah tak terbatas melalui tab 'Pemesanan Saya' di airasia.com atau aplikasi seluler AirAsia, dan dapat memesan ulang penerbangan mereka untuk perjalanan hingga 31 Desember 2020, tergantung ketersediaan kursi dan perbedaan tarif," kata pihak AirAsia dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Presiden Grup AirAsia Bo Lingam mengatakan kebijakan ini diambil karena kondisi yang tak dapat diprediksi sering dengan pandemi COVID-19 yang masih terjadi sampai saat ini. Kondisi ini membuat rencana perjalanan orang menjadi tak menentu dan AirAsia menyesuaikannya dengan langkah tersebut.

Maskapai itu juga menjelaskan perubahan tanggal dan waktu penerbangan hanya berlaku sampai 48 jam sebelum jadwal keberangkatan. Sementara itu, khusus di India, perubahan jadwal bisa dilakukan sampai 4 jam sebelum jadwal asli. Untuk informasi lebih lanjut, traveler bisa mengecek tautan https://www.airasia.com/aa/campaign/en/gb/no-flight-change-fee.html

Sebelumnya, AirAsia Indonesia mengumumkan perpanjangan penghentian sementara penerbangan hingga 8 Juni 2020. Penghentian ini berlaku baik untuk rute domestik maupun internasional. Perpanjangan masa penghentian sementara ini dikarenakan adanya perpanjangan masa pembatasan sosial di beberapa wilayah dan semakin ketatnya ketentuan penerbangan yang membuat permintaan atas layanan penerbangan berjadwal belum membaik.

Maskapai diizinkan untuk mengoperasikan penerbangan secara terbatas jika dinilai memungkinkan. Para calon penumpang yang terdampak oleh perubahan ini juga sudah mendapatkan informasi pembatalan dan kompensasi melalui e-mail dan SMS yang terdaftar saat pembelian tiket.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA