Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 18 Jun 2020 15:44 WIB

TRAVEL NEWS

Bye-bye Alkohol dalam Penerbangan Ekonomi!

Bonauli
detikTravel
High quality stock photo of a young boy playing and using a tablet computer on an airport plane.
Ilustrasi kabin pesawat (iStock)
Jakarta -

Situasi new normal begitu terasa pada industri penerbangan. Maskapai sudah mewajibkan penumpangnya mengenakan masker. Jumlah penumpang pun dibatasi. Selain jumlah penumpang, ada satu lagi yang mulai dikurangi, alkohol.

Layanan alkohol dalam penerbangan jarak jauh jadi yang sering diincar ketika liburan ke luar negeri. Di era new normal ini layanan minuman dinilai rentan karena memberikan banyak kontak antara penumpang dan awak kabin di dalamnya.

Sedangkan virus Corona sendiri sangat mudah menular melalui sentuhan fisik. Penumpang bahkan diharapkan untuk membawa sendiri makanan dan minuman selama penerbangan.



Maskapai di Amerika Serikat mulai menerapkan kebijakan ini. Mereka tetap akan memberikan layanan minuman dalam kabin, namun tanpa gelas-gelas kecil. Maskapai menggantinya dengan botol air minum.

Maskapai Delta bahkan menyarankan penumpang untuk membawa minuman alkohol sendiri. Karena layanan alkohol disetop sementara waktu.

Tak jauh beda, Maskapai American Airlines pun demikian. Layanan alkohol di dalam kabin masih bisa disertakan namun terbatas. Hanya penumpang kelas satu pada penerbangan internasional jarak jauh saja yang bisa mendapatkannya.

Maskapai JetBlue pun demikian. Hanya penumpang kelas satu yang bisa menikmati layanan minuman beralkohol disertai dengan makanan bersegel.

Southwest Airlines, yang tidak memiliki fasilitas kelas satu sudah menghentikan sementara layanan minuman beralkohol. Sebagai gantinya, penumpang akan ditawari minuman kaleng yang disertai dengan gelas dan es. Makanan ringan pun disediakan.

Namun maskapai besar lainnya asal Amerika, United masih belum menghilangkan layanan minuman alkohol. United masih menyajikan alkohol dalam kemasan bersegel dan tidak menawarkan es, kopi, teh dan alkohol yang dituang.

Tidak hanya maskapai Amerika saja yang sudah mengurangi penggunaan alkohol. Maskapai Virgin Atlantic dan Virgin Australia yang dikenal untuk layanan makanan dan minumannya, sudah menghentikan pelayanan minuman beralkohol untuk membatasi kontak antara kru kabin dengan penumpang. Di Eropa, KLM dan British Airways sudah memotong layanan minuman beralkohol dan mengubah prosedur boarding penumpang demi kesehatan dan keamanan bersama.



Simak Video "Kembali Bekerja dan Tetap Sehat di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA