Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 19 Jun 2020 06:17 WIB

TRAVEL NEWS

Akibat COVID-19, 1 dari 8 Museum Dunia Tak Akan Buka Kembali

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Rijkmuseum Belanda
Rijkmuseum di Belanda (Sastri/detikcom)
Jakarta -

Efek domino dari virus Corona tak hanya di sektor ekonomi, tapi juga museum dunia. Sekitar 13% di antaranya disebut tak akan buka kembali.

Menurut laporan dari UNESCO dan International Council of Museums (ICOM), penutupan sejumlah museum di dunia untuk sementara waktu akibat COVID-19 disebut akan berdampak lebih panjang.

Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, satu dari delapan museum di seluruh dunia yang sempat ditutup sementara disebut tak akan pernah buka kembali seperti diberitakan situs Artnet.

Menurut data dari UNESCO, di seluruh dunia terdapat sekitar 85 ribu museum yang ditutup sementara saat ini atau sekitar 90% dari total museum dunia. Sementara itu, menurut survey dari ICOM, sekitar 13% dari 1.600 museum internasional disebut akan tutup permanen.

Tak hanya itu, sekitar 19,2% bahkan mengatakan kalau mereka tak yakin dapat kembali beroperasi. Alasannya, lebih karena faktor ekonomi yang dihadapi setiap museum.

Di antara museum yang kembali buka, pihak pengelola pun menyebut kalau mereka telah mengurangi SDM. Sekitar 83% museum di dunia melihat adanya pengurangan program dan lainnya untuk memangkas pengeluaran.

Tak hanya dari segi SDM dan program, pengadaan listrik juga dipotong sekitar 30% untuk menekan bujet. Sekitar 20% pekerja museum bahkan mengatakan kalau mereka telah kehilangan pekerjaan. Hanya 7,3% staff saja yang disebut masih bekerja di museum saat penutupan.

"Kami sangat menyadari kepercayaan dan kekuatan dari para museum untuk menghadapi tantangan. Namun, museum tak dapat bertahan seorang diri tanpa bantuan dari publik dan sektor privat," ujar Presiden ICOM, Suay Aksoy dalam pernyataan resminya.

Peningkatan Jumlah Museum

Sejak tahun 2012 silam, jumlah museum di seluruh dunia memang meningkat sekitar 60% menurut UNESCO. Hanya saja pandemi COVID-19 juga membuat sekitar 40% museum di dunia kehilangan pendanaan.

Museum dalam Bandara Schiphol, AmsterdamMuseum dalam Bandara Schiphol, Amsterdam (liya_wd/d'Traveler)

Bahkan museum dunia sekelas Stedelijk dan Rijkmuseum di Amsterdam saja sampai kehilangan dana sekitar 2,5 juta Euro dalam waktu sebulan saja seperti diberitakan jaringan organisasi Museum Eropa.

Sejumlah museum di negara Afrika dan negara kepulauan yang masih berkembang disebut sebagai yang paling terdampak COVID-19 menurut UNESCO. Di satu sisi, museum mulai kembali buka dengan protokol kesehatan terbaru.



Simak Video "Museum Fatahillah Jakarta, Cerita Sejarah Batavia Tempo Dulu"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA