Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 24 Jun 2020 13:02 WIB

TRAVEL NEWS

PM Jepang Akhirnya Cuti Sehari Setelah Kerja 5 Bulan Nonstop

Putu Intan
detikTravel
PM Shinzo Abe berjanji akan hadapi Korea Utara secara tegas
PM Jepang Shinzo Abe. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Budaya kerja keras di Jepang membuat penduduknya jarang liburan. Termasuk Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe yang baru bisa libur setelah kerja nonstop selama 5 bulan.

Pandemi COVID-19 yang menjangkiti Jepang memang menguras tenaga berbagai pihak untuk mengatasinya. Tak terkecuali PM Jepang Shinzo Abe yang bekerja tanpa libur sejak 25 Januari 2020. Ia terus masuk kerja baik di hari biasa maupun di akhir pekan. Kalau dihitung-hitung, sudah 148 hari ia bekerja tanpa henti.

Namun, beberapa waktu lalu, Abe membuat pernyataan yang cukup menghebohkan. Sebab ia telah memutuskan untuk ambil cuti sehari pada 21 Juni 2020.

Hal itu ia sampaikan dalam sebuah acara Internet TV yang dibawakan mantan wali kota Osaka, Toru Hashimoto.

"Saya belum libur sama sekali sekitar 5 bulan," kata Abe kepada Jiji Press seperti dikutip Rabu (24/6/2020).

"Pertandingan baseball sudah dimulai kembali. Dan aktivitas sosio-ekonomi sudah meningkat selevel jadi saya lumayan bebas sekaran," imbuhnya.

Saat ini, Jepang memang perlahan mulai bangkit dari COVID-19. Abe berani mengambil cuti libur karena jumlah kasus COVID-19 di Jepang sudah menurun dan kondisi ekonominya yang mulai membaik.

Namun keputusan Abe untuk libur sehari ini mendapatkan tanggapan beragam dari netizen Jepang. Banyak dari mereka yang mendukung dan berterima kasih karena Abe telah memberikan contoh baik mengenai etika bekerja. Tapi ada juga yang masih menuntut agar ia bekerja dengan baik atau menganggap kerja nonstop adalah hal biasa.

"Beristirahatlah dengan baik dan tolong beri saya 100.000 yen lagi," kata seorang netizen.

"Beristirahatlah lebih lama," ujar netizen lainnya.

"Lalu kenapa? Ada banyak orang di seluruh dunia yang bekerja setiap hari, semua berkat pemerintah mereka," ucap netizen.

Di samping itu, sejumlah netizen juga menyampaikan pesan positif melalui tagar di Twitter seperti #HaveAGoodRestShinzoAbe, #MakeSureYou'reEatingEnoughShinzoAbe, #ThanksforYourHardWorkShinzoAbe, dan #RestEvenMoreShinzoAbe.

Sebelumnya, Jepang juga sempat dibikin heboh dengan politisi yang mengambil cuti untuk pertama kalinya dalam sejarah. Ia adalah Menteri Lingkungan Jepang, Shinjiro Koizumi.

Koizumi mengambil cuti ayah selama dua minggu sebab ia ingin menemani istrinya melahirkan. Kendati cuti, Koizumi tetap menjalin komunikasi dengan rekan kerjanya melalui email atau video call untuk keperluan konferensi. Ia juga meminta tolong deputinya untuk mewakilinya saat rapat.

Budaya kerja dan disiplin memang sudah mengakar di jiwa orang Jepang. Sejak kecil, orang Jepang sudah dididik dengan keras mengenai hal tersebut.

Selain itu, orang Jepang juga punya budaya rasa malu bila tidak memberikan yang terbaik dalam pekerjaannya. Mereka juga takut menjadi bahan gunjingan rekan kerjanya bila mengambil cuti.

Melihat hal tersebut, jatah cuti pekerja di Jepang seringkali tidak digunakan kecuali ada kepentingan yang sangat mendesak. Padahal setiap pekerja punya jatah cuti selama 20 hari per tahun.

Menurut angka dari Pemerintah Jepang, hanya 52% pekerja yang mengambil cuti tahunan dalam setahun. Sedangkan menurut survei dari perusahaan perjalanan Expedia, pekerja Jepang hanya mengambil setengah dari cuti tahunan yang berjumlah 20 hari itu. Sebanyak 58% dari mereka terpaksa mengambil cuti tahunan dan setelahnya merasa bersalah. Sementara sisanya 43%, menyatakan mendapat dukungan dari pimpinan perusahaan untuk mengambil cuti.



Simak Video "Diduga Korupsi, Eks Menteri Kehakiman Jepang dan Istrinya Ditangkap"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA