Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 12 Jul 2020 08:05 WIB

TRAVEL NEWS

Kaldera Toba Jadi Global Geopark, Kebersihan Jadi Sorotan

Femi Diah
detikTravel
UNESCO menyepakati Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark dalam Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO hari Selasa 7 Juli  2020.
Kaldera Toba sudah ditetapkan jadi UNESCO Global Geopark Foto: KBRI Paris
Jakarta -

Kaldera Toba diputuskan menjadi sebagai UNESCO Global Geopark. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meminta semua pengelolaan tak main-main, termasuk kebersihan.

Ketetapan Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark itu dilakukan pada pada Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Prancis, Selasa (2/7/2020).

"Ke depan semua standar pengelolaan, termasuk kebersihan harus dijaga. Itu yang selalu diminta Pak Menko (Luhut Binsar Pandjaitan). Setiap geosite harus ada kapasitas umum terstandar. Itulah yang kami coba kontrol," kata Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Maritim dan Investasi Safri Burhanuddin di Jakarta, seperti dikutip Antara.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sendiri merupakan Ketua Dewan Pengarah Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI).

Safri menjelaskan proses Kaldera Toba menjadi Global Geopark merupakan usaha panjang pemerintah sejak 2015. Pada 2017, inisiasi menjadikan Kaldera Toba sebagai geopark dunia juga gagal karena belum terbentuknya manajemen secara rapi.

"Berdasarkan pengalaman itu, kami terus genjot dan kami tekankan kalau manajemen itu yang utama. Jangan sampai gagal lagi," katanya.

Safri juga menuturkan pihaknya terus mendorong pengelolaan yang lebih baik termasuk juga meminta adanya edukasi publik soal geopark Kaldera Toba. Demikian pula soal standardisasi pemandu wisata.

Ke depan, pemerintah akan mendukung agar geopark Belitung bisa menyusul lima geopark Indonesia yang kini statusnya menjadi UNESCO Global Geopark lainnya, yakni Batur, Cileutuh, Gunung Sewu, dan Rinjani.

Menurut Safri, geopark Belitung unik karena wilayahnya yang mencakup perairan, berbeda dengan geopark lainnya yang berupa dataran.

"Belitung itu sudah jadi geopark nasional sejak tiga tahun lalu dan diajukan ke UNESCO juga bersamaan dengan Kaldera Toba," katanya.

Safri berharap Belitung bisa jadi contoh taman bumi yang unik untuk jadi standar geopark dunia. Selain itu, geopark Belitung yang juga mencakup beberapa pulau kecil sekitarnya menggambarkan karakter Indonesia yang merupakan negara kepulauan. "Raja Ampat, Halmahera, Pulau Komodo itu juga ke depan akan kita usulkan jadi geopark nasional karena lokasinya menarik," katanya.



Simak Video "Selamat! Kaldera Toba Diakui Sebagai UNESCO Global Geoparks"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA